Jangan Bersedih

Jangan Bersedih

  • WpView
    LECTURES 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., déc. 21, 2017
Aku adalah seorang mahasiswi dari Universitas Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Dan lulusan dari pondok pesantren Al-Irsyadiyyah. Aku juga seorang mahasiswi yang terperangkap atau terjerumus didalam jurusan ku sendiri. Aku tak tau apa yang ada dipikiran saudara laki-laki ku, sehingga dia menjerumuskan ku kedalam dunia ini. Air mata yang hampir setiap hari bercucuran di dalam hidupku. Serasa setiap langkah kaki yang ku jalani seperti api neraka yang mengejar dalam kehidupanku. Aku tak bisa lagi mengucapkan kata-kata atau pun mengeluarkan suara dari mulut ku yang telah terkunci dengan kesedihan , dan terdiam dengan ketakutan. Aku takut, aku bingung, dan aku kwatir dengan langkah yang aku tempuh. Aku pun hampir menyerah dengan kehidupan ini. Karena apa ? Karena jurusan ini bukan ke inginan ku. Sampai akhir nya , aku bertemu dengan seseorang yang kehidupannya sama persis dengan kehidupanku sekarang. Diapun menceritakan semua pengalamannya. Bagaimana dia bisa bertahan di jurusannya ? Aku pun mendapatkan motivation darinya. akhirnya ke inginan ku untuk sukses pun bangkit kembali. Aku percaya bahwa jurusan yang aku dapatkan sekarang adalah takdir dari sang kuasa. Ingat jangan pernah bersedih sesunggunya " Allahu ma'ana ".
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • ALVIN (On Going)
  • My Duchess / End
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅
  • Mengagumi Dari Barisan Jamaah
  • ALEYA~~
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Ayesha Transmigration
  • Cambuk

Warning!!! Ini agak mengandung keprikkan, alur suka-suka saia karena inpirasi dari saia sendiri. Tugas kalian menerima dan memberi dukungan, Saia suka jika di berikan saran bukan kritikan. Dan untuk plagiat mohon mundur say, saya benci orang yang tidak tau cara menghargai hasil karya orang lain. Ini kisah Ani gadis yang belum tamat SMK sudah mempunyai suami, awal bertemu karena seekor kucing yang membawa tali kutang, menikah karena permintaan terakhir Papanya, dan berencana bercerai setelah enam bulan menikah. Namun, akankah kisah Ani berakhir bercerai? Atau malah langgeng dengan suaminya? *** "Aduhhhhh." "Kamu gak punya mata, ya?! Jalan gak liat-liat!" "Eh! Lo gak punya mata buat liat gue punya mata apa gak?!" "Kenapa kamu yang nyolot?! Terus ngapain kamu ke rumah orang? Jangan-jangan kamu maling, ya?" "Maling-maling bakpao lo gede! Gue udah di izinin masuk sama Buk Fatimah, gue mau nyari-" "Apa kamu liat-liat?!" "Wahhhh, parah lo di tangan lo itu apa? Tali BH gue ini! Wahhh bangke lo! Mesum lo ya?" *** "Ani, Mak gak pernah minta yang aneh-aneh. Tapi, tolong sekali ini aja, Pak Fikri baik banget sama Mak. Mak bahkan gak tau caranya balas jasa Pak Fikri gimana, dan ini malah jadi permintaan terakhir beliau, mau ya, nak?" "Ani mau suami Ani gajinya 10 juta sebulan." "Gaji Ano 60 juta sebulan." *** "Saya tau ini berat buat kita, apalagi kamu. Kamu masih muda banget bahkan masih sekolah tapi harus nikah dengan orang seperti saya, saya udah tua sedangkan kamu masih belia." "Maksud saya, pernikahan ini memang gak bisa saya tolak. Jadi kita menikah tapi hanya enam bulan, setelah enam bulan itu kita bakal cerai. Kamu bisa kuliah tanpa tanggungan sebagai istri dan kamu bisa memulai hidup baru dengan pria yang kamu cintai." .Update saya coba konsisten setiap Selasa dan Minggu. Don't forget follow wattpad @Nunuraini Ig @nunurainini

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu