We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
TWILIGHT NOTES

TWILIGHT NOTES

  • WpView
    Reads 901
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2020
WpInfo
Poetry
tuan jingga melupa, seolah menghilang dan selalu meninggalkan jejak luka, senja seolah marah, menuntut balik untuk bahagia. tuan menambah laju, menjemput puan yang ia tunggu, apalah arti dari merindu, mengharap pun rasanya semu. ,- twilight notes. ➡️ bukan cerita teenlit dengan tema bad boy yang bertemu dengan nerd girl kok. Ini cuma berisi quotes dan puisi masih amatir yang saya buat. ➡️ tinggalkan jejak berupa vote ya, karena itu saya anggap sebagai bentuk apresiasi kalian terhadap karya saya, hehehe. oke deh, selamat membaca. Rank : #14 coretanpena, 09 Mei 2020 #86 kepergian, 09 Mei 2020
All Rights Reserved
#353
kepergian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Akhir Penantian Diujung Senja
  • Makna Temu
  • Lembut Seperti Doa
  • Segala Tentangmu ❝
  • Segelas Berdua
  • My Junior My Love ✔️
  • Antara Jarak Dan Waktu

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines