We? maybe never

We? maybe never

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 4, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Kita " kata sederhana yang mampu menjungkir balikkan diriku. " kita " kata yang selalu kamu ucapkan tanpa memikirkan perasaan ini. Aku bukanlah sedang meminta pengakuan atasmu tapi ketahuilah meski perasaan tidak memiliki tanggal kadarluasa tetapi ia selalu meminta kepastian . "jangan ucapkan kata "kita" jika tidak ada rasa diantara kita" - Athifa Dzafina
All Rights Reserved
#406
dilema
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Love is wanting to be Loved
  • MAYHEM (gxg)
  • WHEN?
  • ANGAN
  • The Same Wound ? [COMPLETED]
  • AURAKSA
  • Truth or Dare (Selesai)

"Seandainya aku satu-satunya di hati dia." Katamu di suatu pagi. "Kalau kamu bukan satu-satunya di hati dia, mungkin kamu satu-satunya di hati orang lain yang sedang menunggumu. Kadang kita nggak sadar memayungi orang lain dan ternyata di belakang kita ada orang yang dengan sabar memayungi kita." Sahutku seraya tersenyum. "Lalu, buat apa membuang-buang waktu menjadi pelangi bagi orang yang buta warna? Buat apa menjadi payung bagi orang yang menyukai hujan?" ××××××××××××××××××××××××××× "Bagaimana rasanya mencintai orang yang sedang mencintai orang lain?" Tanyamu ganti. Aku tersenyum saat mendengar pertanyaan itu. "Rasanya seperti memeluk kaktus. Semakin erat kupeluk akan terasa semakin sakit." *Inspired by : 🎶 Guy Sebastian - Standing With You Warning! : • 18+ • Lesbian (Yg homophobic silakan minggir)

More details
WpActionLinkContent Guidelines