aku memilihmu karena kamu berhasil membenarkan hati yang sempat hancur,tak aku sangka kamu juga yang menghancurkannya,tapi aku akan tetap ada disudut ruang yang sepi menunggumu kembali
maafkan aku,
yang tak memberimu kesempatan tuk sekedar berucap akan kata yang memang aku tunggu.
akan tetapi, perlu kau tau,
di sini, sekali lagi aku menunggumu, ya menunggumu, lagi dan lagi.