We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MENANTI HARI SIANG

MENANTI HARI SIANG

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 27, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
Tags1250
@Qalby.com @HasanatulQalby.com prevent.com @prevention2008.com @idsideal.com @metoo.com @same2u.com SAME2U.COM Mokhtar6981 @mokhtar_en mokhtarabdullah@69gmail.com # Besok besok kembalilah dia tu! SEBUAH pemergian yang tidak berjejak lantaran satu kekecewaan yang amat mendalam. Bertahun menanti dan menunggu demi mendambakan secebis kasih dan sayang dari seseorang. Seseorang yang seumur hayatnya tidak pernah dapat dirasakannya. Setelah sekian lama akhirnya seseorang hadir ke dalam hidupnya. Bagaimanakah penantian masih sebuah penantian? Hari demi hari kasihnya mulai seakan pudar lantaran orang yang dinanti tetap tidak juga kunjung tiba. Apakah nasib dirinya memang sudah tersurat di Azali sebegitu atau...? Siapa pula gerangan jejaka itu yang sebegitu istimewa dapat membawa hatinya pulang ke pangkuan Insan dirinduinya selama ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adriana Raisa
  • UNTUK YANG SATU
  • Broken Bodies (21+)
  • Masihkah Ada Cinta Buat Aku? ( PBAKL 2023 )
  • Gus Alfin, Pejuang Cinta Halal Di Ujung Hilal (TERBIT)
  • Dia Yang Memadam Neraka [Alternative Version]
  • PERMATA IRIS
  • MENUMPANG KASIH

"Adham... kalau kau tahu betapa aku masih tunggu kau untuk kembali dan kenapa kau pergi tanpa sebarang kata?"- Adriana Raisa "I'm sorry... I never meant to break you. But I had no choice." - Marteen Adham Tahun 2019 adalah tahun terakhir mereka berbual. Tiada pergaduhan, tiada alasan cuma satu hari Adham hilang dari hidup Adriana, seperti bayang-bayang yang lenyap ketika mentari terbit. "Aku masih tunggu kau, Adham. Masih harap satu hari kau akan muncul, bawa semua rasa yang pernah kita janji." - Adriana Raisa Adriana tidak mampu melawan keputusan keluarga. Hatinya masih milik Adham, tapi dia dipaksa memilih antara setia pada masa lalu atau reda pada takdir. Dan itulah saat dia bertemu Ilyas seorang lelaki yang tidak menjanjikan cinta, tapi menawarkan perlindungan. "I tahu... you masih ada orang lain dalam hati you. Tapi kalau you benarkan, I nak jadi seseorang yang boleh buat you rasa selamat. Bukan hari ni, bukan esok... tapi bila you dah sedia." - Syakir Ilyas "I can't give you my heart, Ilyas. Sebab hati I masih luka." - Adriana Raisa "I tak minta hati you, Adriana. I cuma nak ada di sisi you... sampai satu hari nanti you mampu senyum tanpa rasa sakit." - Syakir Ilyas Adham? Dia tidak pernah kembali. Tapi kenangannya kekal dalam setiap malam yang Adriana tangisi. Dan Ilyas, dia tetap ada diam, setia dan sabar menunggu luka yang bukan dia cipta untuk sembuh satu per satu. Ini bukan kisah cinta tiga segi. Ini kisah tentang kehilangan, tentang penantian, dan tentang seorang lelaki yang datang bukan untuk menggantikan cinta lama, tapi untuk memulihkan hati yang hampir musnah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines