Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Trust

Trust

  • WpView
    Reads 2,034
  • WpVote
    Votes 463
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Persahabatan antara lelaki dan perempuan, tidak hanya sekedar persahabatan. Pasti, salah satu diantaranya mempunyai perasaan. Jika salah satu mengatakan perasaannya, apakah itu akan berbalas? Ataukah mereka malah berjaga jarak dan saling melupakan? Apakah orang baru yang hadir membuat mereka semakin menjauh? Atau sebaliknya. Semuanya hanya tergantung kepercayaan dari sudut pandang masing-masing. -- Dibaca siapa tau suka, kalo suka masukin perpustakaan biar makin deket sama si cantik Arsy, dan si ngeselin Rivan! •Latar waktu: 2017
All Rights Reserved
#988
remajasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • ASRAR|
  • Back To You
  • Taken Slowly
  • DEVIAN [END]
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • ALASKA #Wattys2019
  • FRIENDSHIP [ SELESAI ]
  • About Time

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines