SEDIKIT WAKTU

SEDIKIT WAKTU

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 30, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Ini kisah patah hati. Klise, tapi menyenangkan untuk dikenali. Jika ini bukan yang kamu cari jangan sampai terlanjur larut di dalamnya. Selamat membaca :) Penulis, Frisca Octavian
All Rights Reserved
#29
happier
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • Love letter Eleonora || Tamat
  • Bahagia Ada Bersamanya (END)
  • About feelings   (selesai)
  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening
  • (Dia)fragma [FIN]
  • BROKEN HEART [END]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • LENGKARA

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines