My Twin

My Twin

  • WpView
    Reads 1,971
  • WpVote
    Votes 278
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Shafiya Clarissa Dirgantara mencintai sahabatnya secara diam-diam dan berakhir kekecewaan. Shafiya fikir sahabatnya itu mencintainya juga, terlebih karena mereka memang sudah dekat lama. Tapi harapan tidak sesuai realita. Ternyata sahabatnya malah mencintai kembarannya, Ashilla Clarissa Dirgantara. Setelah mengetahui semuanya Shafiya lebih memilih untuk mengalah dan melupakan perasaannya. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Dikta Melvano, most wanted sekolah yang menjadi murid bimbingan sementara Shafiya. Karena terbiasa bersama, perasaan nyaman pun muncul diantara mereka. Fakta yang harus mereka ketahui. Saat hubungan mereka sedang berjalan baik, Shafiya harus pergi meninggalkan cintanya demi cita-cita. Lalu, apakah semuanya akan berjalan dengan baik seperti yang mereka harapkan? "Sekarang masa depan hanya bisa kita prediksi dan semua kita kembalikan kepada tuhan. Untuk menentukan hasil akhirnya." - Shafiya
All Rights Reserved
#965
rumit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • AFTER RAIN [48] | {Completed} (DelShel, ZeeSha, Greshan & CH2)
  • Aku Takut Dicintai
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • OLIVER'S PUZZLE [COMPLETED]
  • AKSELIO NALENDRA
  • SAFIRA ALAMANDA ALDINATA [SUDAH TERBIT]
  • Senja di Ujung Nestapa [TELAH TERBIT]
  • BAD RAFA [COMPLETED]
  • Noisy, Fiony. [END]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines