Sekali (lagi) Jatuh Cinta

Sekali (lagi) Jatuh Cinta

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 24, 2017
Hana Pahira. Seorang gadis beranjak dewasa yang hidup jauh dari orang tua. Tertutup dan agak pendiam. Memegang teguh prinsip kesetiaan. Benci dikasihani oleh orang lain. Pecinta kucing dan menamai kucing kesayangannya dengan nama "Kucing". Sensitif terhadap dingin, tapi suka ice cream. Tidak bisa tidur tanpa selimut, seperti apapun cuacanya. Terlihat dewasa namun sebenarnya kekanakan. Memiliki sesorang yang tidak pernah bisa dilupakan, pacar pertamanya sewaku di SMK, Bian. Mengira harinya akan tenang dan damai setelah memutuskan untuk hidup berpisah dari orang tua. Sampai akhirnya dia dihadapkan pada sebuah pertemuan yang tak pernah diduganya. Bertemu kembali dengan pacar pertamanya, Bian, yang kini menjadi kekasih sahabatnya sekaligus satu-satunya orang yang paling dekat dengannya, Nia. Dan pertemuannya dengan laki-laki yang dia anggap aneh yang menambah daftar penyebab hancurnya ketentraman hidup yang ia idamkan. Erly Prihastomo. Entah memang karna takdir, walaupun Hana berusaha menghindar, lelaki itu selalu saja bertemu dengannya. Lelaki yang seperti anak kecil dan menyebalkan. Namun bisa menjadi dewasa disaat tertentu. Hingga tanpa disadari, dia menjadi bagian yang penting untuk hidupnya.
All Rights Reserved
#405
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • THANK YOU MAHESA
  • cinta yang terluka
  • HALOALKANA
  • EXCHANGE
  • It Was Always You
  • 𝐓𝐫𝐮𝐬𝐭𝐰���𝐨𝐫𝐭𝐡𝐲 𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐚 [END✔️]
  • Antara Nada dan Lensa
  • Mantan Kakak Ipar Rasa Pacar

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines