Dynan Is Jinan

Dynan Is Jinan

  • WpView
    Reads 11,790
  • WpVote
    Votes 942
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 3, 2018
WpInfo
Fanfic
Miraculous Ladybug
Di dalam dunia bisnis, seorang pimpinan laki-laki lebih dihormati daripada pimpinan perempuan. Dan aku sebagai pewaris tunggal yang ternyata seorang perempuan, terpaksa harus mengikuti keinginan Ayahku untuk menyamar menjadi seorang laki-laki. Sedari kecil ia mendidiku dengan keras dan disiplin. Aku tidak mengerti apa maksud dan tujuannya. Hingga akhirnya aku mengerti apa tujuannya barulah aku sadar. Ternyata selama ini Ayah sudah merencanakan semuanya. Kau pikir menyamar itu hal yang mudah? Tidak kah kalian berpikir bahwa hidupku begitu berat? Ayahku seorang yang kejam, ia menyiksaku dengan cara otoriternya, dan sialnya aku tidak dapat membantah. Haruskah aku mati? Bodoh! Aku tidak akan mati secepat itu. Masih banyak rahasia dibalik sikap keras Ayahku dan juga peristiwa kematian Ibuku. Aku tidak akan meyerah. Aku pasti bisa mengungkap semua misteri ini. -Jinan-
All Rights Reserved
#77
cindy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • POSSESSIVE BOSS
  • Singto And His Secret
  • Penakluk Iman & Hati ( END )
  • Iqbaal - IDR
  • LYVARU
  • Fetish
  • I Am Not Boy
  • TEOLOGI CINTA
  • Another Word To Say I'm Fine (BL||SingtoKrist) [SELESAI]

Singto penasaran dengan gumpalan kertas yang mengenai kakinya. Ia membuka kertas itu membacanya dengan seksama mengabaikan perdebatan yang sedang berlaku. Mata Singto seakan berbinar melihat lowongan kerja di tangannya. Apakah bisa Singto berharap kertas ini masih berlaku? Ia selalu menemukan kertas lowongan kerja, tapi saat pergi, mereka sudah memiliki karyawan yang diinginkan. Singto mencoba membaca kertas tersebut dengan lebih teliti. Tidak ada syarat pekerjaan? Hanya membuat janji wawancara melalui email dan perlu datang dengan berpakaian rapi. Melihat syarat itu rasanya harapan Singto sudah pupus, jika semudah itu pasti sudah ada yang di terima kerja tapi entah kenapa jarinya tetap menghantar permohonan pada e-mail yang tertera untuk membuat temu janji wawancara bagi lowongan kerja itu. Siapa tahu masih ada kesempatan? Meskipun tidak tertulis di sana pekerjaan apa dan gaji berapa. Mungkin sahaja ada beberapa kerja kosong yang di perlukan dan perusahaan akan memberikan pekerjaan yang cocok saat ia wawancara nantinya. Matanya Singto membulat kaget melihat notif yang masuk ke ponselnya seperti tidak percaya dengan apa yang berlaku. Baru sahaja beberapa saat ia menghantar e-mail dan sekarang ia sudah menerima jawapan, ia di suruh pergi wawancara pada petang ini. ⚠️ Warning ⚠️ Bxb M-preg Krist top Singto bottom

More details
WpActionLinkContent Guidelines