Lisan & Tulisan

Lisan & Tulisan

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 23, 2018
Persahabatan yang terjalin sejak masih kecil menjadi sebuah dinding penghalang untuk Aldi dan Naya menjalin hubungan yang lebih dari sekedar sahabat. Sama-sama takut untuk mengungkapkan isi hatinya masing-masing karena takut persahabatan yang sudah sejak dulu mereka bangun menjadi hancur. Mereka berdua hanya berani mengungkapkan perasaan lewat sebuah surat. Surat itupun hanya mereka simpan sendiri. Akankah Aldi dan Naya bisa menghancurkan dinding itu untuk menjalin hubungan yang lebih dari sekedar sahabat? Atau membiarkan dinding itu tumbuh lebih menjulang menghalangi mereka berdua? Sebab secara lisan mereka diam, secara tulisan mereka sama-sama menyimpan perasaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLASS F
  • Ragashka [END]
  • NIDA ( END )
  • He is not My Best Friend (End)
  • ALDEN'S (Selesai)
  • Prestige
  • No Longer Mate
  • Esperanza [✔]
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

More details
WpActionLinkContent Guidelines