BLANC
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 24, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
Nathalia Karindra, seorang gadis 18 tahun. Gadis tersebut punya kemampuan untuk melihat makhluk yang orang lain tidak bisa lihat. Ia mempunyai 3 kakak laki-laki, yang menyerupai titisan singa. Sampai 18 tahun Nathalia juga belum mempunyai kekasih. Suatu hari Nathalia membantu para arwah untuk naik ke 'atas'. Namun, perbuatan itu yang seharusnya Nathalia tidak perbuat. Apakah Nathalia akan melanjutkan perbuatannya itu atau justru sebaliknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A VILLAINESS NOT BY CHOICE
  • TIGA PENJAGA
  • Verren
  • Parthajaya
  • You're My Flashlight [One Direction Fanfiction]
  • Water Lily Of Kurukshetra | Teratai Kurukshetra
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • O Maahi Re

Lalisa Ayu Kirana, seorang gadis 24 tahun yang hidupnya terasa datar dan membosankan, terbangun di dalam kamar mewah yang tidak pernah ia kenali. Ranjang empuk, chandelier kristal, dan luas ruangan yang tak masuk akal-semuanya terasa terlalu nyata untuk sekadar mimpi, dan terlalu absurd untuk jadi kenyataan. Namun, keganjilan itu mencapai puncaknya saat ia menatap ke dalam cermin. Wajah asing menatap balik padanya. Rambut perak panjang, mata biru tajam, dan kecantikan yang menyerupai karakter fiksi. Lalisa panik, menarik rambut dan menjerit histeris-dan seketika seluruh rumah menjadi heboh. Seorang pria yang mengaku ayahnya menerobos masuk sambil berteriak, "Isolde!" Seketika darah Lalisa mengalir deras ke kepala. Isolde. Lalisa Isolde Vaeloria Wynterhart. Nama itu tak asing. Itu adalah nama villainess dari novel yang pernah ia baca: Aurefrost: The Saintess and the Son Without a Name-seorang bangsawan angkuh dari Utara yang berakhir dieksekusi di akhir kisah. Sekarang, tanpa tahu bagaimana atau mengapa, Lalisa terperangkap dalam tubuh karakter yang seharusnya menjadi antagonis. Namun, jika nasib Isolde ditentukan pena penulis, maka kini, Lalisa bertekad untuk menulis ulang takdir itu dengan tangannya sendiri. Karena jika dunia ini memberi peran sebagai villainess... Maka ia akan menjadi villainess yang tidak bisa dikalahkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines