Sebuah Nama di dalam Do'a

Sebuah Nama di dalam Do'a

  • WpView
    MGA BUMASA 190
  • WpVote
    Mga Boto 9
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jan 25, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Kenapa? Kenapa bukan aku?" teriak Aisha dalam batinnya. Pertanyaan itu tak henti-hentinya berputar di kepala Aisha. Sebuah fakta tak terduga yang kini menyayat hatinya. Air mata terus mengalir membasahi pipi dan dada masih terasa sesak. Jangan tanya seberapa besar harapan Aisha pada lelaki itu, lelaki yang sangat mirip dengan sosok almarhum ayah, yang selalu datang bagai matahari yang menghangatkan hati, berharap suatu saat dialah yang akan menjadi sandaran saat beribu masalah menghampiri. "Apa sesakit ini berusaha mengikhlaskan kamu?" - Aisha Az-Zahra -
All Rights Reserved
#4
berkah
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Inilah Hidupku
  • Cinta Suci Zahra✓
  • Promise Me ( END )
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • SIRAT DUA SURGA
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman