Those Were the Days

Those Were the Days

  • WpView
    Reads 53,638
  • WpVote
    Votes 646
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Warning !!! Akan ada banyak adegan panas. Khusus untuk 21++ ___________________________ Gya berlari menyelamatkan anjing kecil itu, dan mengalami kecelakaan. Kecelakaan yang membuatnya menjadi kehilangan sebagian ingatannya. Jason, si pemilik anjing, sekaligus adalah seorang idol terkenal, bertekad untuk berbalas budi kepada Gya. Jason yang tidak tahu untuk menggunakan cara apa untuk berbalas kebaikan Gya, akhirnya membohongi Gya, kalau mereka berdua pacaran. Dan berhasil membawa Gya pulang ke tempatnya untuk menjaga Gya. Tapi, tanpa sengaja, Jason jatuh cinta kepada Gya. Dan tanpa sengaja juga, Jason menyadari Gya memiliki bakat bermain piano, dan membawa Gya untuk tampil bersamanya di konsernya yang akan datang. Sekaligus memperkenalkan Gya sebagai kekasihnya kepada fansnya. Kesempatan itu, membuat Gya menjadi terkenal. Dan banyak fans yang mendukung hubungan mereka. Tapi, diam diam, Junior, yang memang memiliki dendam kepada Jason, secara tidak sengaja mendengar rahasia Jason yang membohongi Gya. Dan dia pun bertekad untuk merusak kebahagiaan Jason. Apa yang akan Junior lakukan ?
All Rights Reserved
#72
sexy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Hearts Collide
  • Possessive Gio [End]
  • Attachment
  • Sleeping With My Maid (TAMAT)
  • Skripsi? || Markhyuck
  • TERJEBAK PERNIKAHAN KONTRAK
  • My Husband Is A Playboy [End]
  • My Partner in Everything

Sebagai salah satu staf paling teliti dan andal di Luminous Jewelry, anak perusahaan terkemuka dari The Gold Diamond Group. Kanina selalu menjalankan tugasnya tanpa cela. Kariernya stabil, hidupnya tenang, dan yang terpenting: dia jauh dari segala bentuk drama romansa kantor yang memusingkan. At least, that's what she thought. Semua berubah ketika ia melenggang memasuki ruangan tertinggi di kantor, ruangan milik Arzeno Kaivandra Yudistira. Sang Presiden Direktur. CEO muda penuh kharisma, tampan, dan... notoriously single. Sosok yang selalu menjadi perbincangan hangat di setiap sudut kantor, dan diam-diam, sumber kekacauan emosional bagi banyak wanita di Luminous. Tapi hari itu, Zeno-begitu semua orang memanggilnya-tidak memanggil Kanina untuk urusan pekerjaan. Kalimat yang keluar dari mulut pria itu sukses menghentikan denyut waktu. "Besok malam saya akan datang ke rumah kamu... untuk melamar." It was not a question. It was a declaration. Dan seketika, hidup Kanina yang tenang berubah menjadi medan tabrakan dua hati, penuh rahasia masa lalu, konflik internal, dan perasaan-perasaan yang terlalu sulit untuk diabaikan. Sebab cinta kadang datang... bukan dengan pertanyaan. Tapi dengan keputusan.*

More details
WpActionLinkContent Guidelines