Those Were the Days

Those Were the Days

  • WpView
    Reads 53,526
  • WpVote
    Votes 646
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 16, 2018
Warning !!! Akan ada banyak adegan panas. Khusus untuk 21++ ___________________________ Gya berlari menyelamatkan anjing kecil itu, dan mengalami kecelakaan. Kecelakaan yang membuatnya menjadi kehilangan sebagian ingatannya. Jason, si pemilik anjing, sekaligus adalah seorang idol terkenal, bertekad untuk berbalas budi kepada Gya. Jason yang tidak tahu untuk menggunakan cara apa untuk berbalas kebaikan Gya, akhirnya membohongi Gya, kalau mereka berdua pacaran. Dan berhasil membawa Gya pulang ke tempatnya untuk menjaga Gya. Tapi, tanpa sengaja, Jason jatuh cinta kepada Gya. Dan tanpa sengaja juga, Jason menyadari Gya memiliki bakat bermain piano, dan membawa Gya untuk tampil bersamanya di konsernya yang akan datang. Sekaligus memperkenalkan Gya sebagai kekasihnya kepada fansnya. Kesempatan itu, membuat Gya menjadi terkenal. Dan banyak fans yang mendukung hubungan mereka. Tapi, diam diam, Junior, yang memang memiliki dendam kepada Jason, secara tidak sengaja mendengar rahasia Jason yang membohongi Gya. Dan dia pun bertekad untuk merusak kebahagiaan Jason. Apa yang akan Junior lakukan ?
All Rights Reserved
#110
mandarin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIRAETH [Tamat]
  • Dilema Sang Sekretaris (21++)
  • TERJEBAK PERNIKAHAN KONTRAK
  • Affair With Daddy | Chaennie {End}
  • PAHAMI DEBARAN JANTUNGKU (END)
  • GIOZIA
  • Skripsi? || Markhyuck
  • Sleeping With My Maid (TAMAT)
  • My Husband Is A Playboy [End]

Han Jae-bi bersumpah bahwa hari ini adalah hari tersial dalam hidupnya. Bagaimana tidak? Hari ini ia sudah jatuh dua kali, menimbulkan satu luka di tungkai kanan, satu memar di dahi, satu peringatan keras karena terlambat, dan setumpuk omelan karena performanya dianggap buruk. Dan pria itu, pria yang membenturkan pintu ke dahi Jae-bi itu ... ah. Han Jae-bi berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan pernah bertemu pria itu lagi. Namun sepertinya Jae-bi terlalu percaya diri. Sebab ia kembali bertemu dengan pria itu keesokan harinya, dan esoknya, dan esoknya lagi, hingga Jae-bi terbiasa dengan kehadirannya. Jae-bi tak akan pernah menyangka bahwa pria jenaka si tukang pembuat masalah itu ternyata adalah seseorang yang hadir dari suatu masa yang ingin dihindarinya mati-matian. Ia juga tak akan pernah menyangka bahwa pria itu pula yang pertama kali menggenggam tangannya, lalu mengajaknya beranjak menuju apa yang mereka sebut sebagai masa depan. *_* Halo. Kalau kamu tertarik, sila membaca dan memberi dukungan. Saya juga berharap teman-teman pembaca bisa memberikan kritik membangun, komentar, dan teguran apabila ada kesalahan konten cerita serta kesalahan terkait EBI. Semoga sepotong cerita ini bisa memberimu penyembuhan tentang kehilangan dan upaya untuk melepas apa yang seharusnya direlakan. Selamat membaca. ^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines