Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
stuck

stuck

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 19, 2018
but if got issue,you got to move,so keep your heart for me and lets begin - Z Ketika hati sudah di tentukan, Abimanyu hanya menunggu ketidakpastian. Mrs. Z Abimanyu yakin pengorbanan nya tak mungkin sia sia, menunggu mimpi itu datang bagai mimpi disebuah negeri dongeng. Kisah cinta nya tidak seperti Romeo dan Juliet, Tidak seperti Samudra dan Lalisa, Tidak seperti Dilan Milea, sangat berbeda dengan kisah cinta Nathan-Salma. Mampukah Abimanyu menunggu hal yang pasti tidak pasti? menunggu sang pujaan hati yang ada hanya dalam halusinasi?
All Rights Reserved
#3
uh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • Kisah Akala
  • Waiting To Be Ended
  • Stolen Before Fallen
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • RAPUH!
  • secret AMIRA (END)
  • PLUTO
  • Semu [Completed]
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines