Story cover for Naruse Boken no Monogatari (Remake Version) by naruse18
Naruse Boken no Monogatari (Remake Version)
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Dec 26, 2017
Kemustahilan hanyalah pemikiran dari setiap orang yang hidup dalam kekangan dunia. Menjadi apa yang kau inginkan pun tak semudah yang kau bayangkan. Naruse, seorang pria berumur 17 tahun yang telah kehilangan teman sekaligus wanita yang ia cintai. Karenanya, ia ingin dan amat sangat menginginkan untuk menghancurkan segala bentuk kehidupan di dunia. Mulai dari para Manusia,Malaikat, dan juga Iblis. Semua hal itu semata-mata dilakukannya untuk menghancurkan ketidak-adilan dunia ini.
All Rights Reserved
Sign up to add Naruse Boken no Monogatari (Remake Version) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) by alfariks
4 parts Ongoing Mature
Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.
You may also like
Slide 1 of 6
Dunia pasca-Bencana cover
ZZ: Fate in a Ruined World : Vol 1 cover
7 Ancient Artifacts cover
Natsumo cover
TAKDIR cover
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) cover

Dunia pasca-Bencana

19 parts Complete

Dalam sebuah dunia yang hancur akibat bencana dahsyat, kisah ini menggambarkan perjalanan kelompok penyelamat yang berjuang untuk membangun kembali masa depan. Dipandu oleh semangat perubahan dan kebersamaan, kelompok ini menghadapi berbagai tantangan dalam upaya mereka memulihkan teknologi yang hilang dan menciptakan kota yang lebih berkelanjutan. Di tengah perjalanan ini, kita mengenal tokoh utama, Kai, yang terperangkap dalam kekacauan dan penuh dengan tekad untuk membuat perbedaan. Pertemuannya dengan kelompok penyelamat lainnya membawa cahaya harapan, dan bersama-sama mereka mengatasi ancaman dari kelompok penjarah dan menggali pengetahuan teknologi yang penting. Dengan cinta, semangat, dan tekad yang kuat, kelompok ini berhasil membangun kembali dunia yang hancur. Pernikahan Kai dengan wanita baik hati dan kelahiran anak kembar menjadi puncak kisah ini, menunjukkan bagaimana cinta dan keluarga dapat menjadi sumber inspirasi dalam perjuangan. Dalam akhir cerita, kita diberi pandangan ke masa depan yang lebih baik, di mana masyarakat hidup berdampingan dalam harmoni dan keseimbangan dengan alam. Pesan dalam cerita ini mengajarkan bahwa dengan semangat, kerja sama, dan tekad untuk mengubah, kita dapat menciptakan dunia yang lebih baik, dan memastikan bahwa masa depan tetap cerah bagi generasi mendatang.