Mine
  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jun 13, 2018
"aku ingin lari darimu setiap kali kau memperlakukanku seenaknya,memaksaku melakukan semua yang kau inginkan. aku lelah ,sangat lelah dengan posesifmu yang membuat sesak setiap harinya,ku mohon lepaskan aku!" Serena tidak tahan lagi,benar-benar muak dengan sikap Brayen terhadapnya. ***** "kamu tidak akan ku lepaskan serena,kemanapun kamu pergi aku akan menemukanmu dengan mudah! semua itu karena aku sangat mencintaimu dan seharusnya kamu bersyukur karena ada orang sepertiku yang begitu mencintaimu,akupun rela mati demi kamu serena! bisakah kamu menghargai perasaanku sedikit saja? kamu milikku,dan kamu harus menerima itu." Brayen menatap serena dengan serius,menahan kedua tangan selena dengan posisi diatasnya. ***** " aku akan melindungimu serena,siapapun yang coba menyakitimu akan ku hilangkan dari pandanganmu, tenanglah aku akan menjagamu sampai kapanpun! " Jun membelai lembut pipi serena. ***** " berikan brayen padaku,jika kau tidak menginginkannya. aku akan membantumu menjauhkan brayen darimu" ujar bella meyakinkan. ***** "aku heran sama kamu ray,dulu kamu gak kayak gini ke cewek-cewek lain kenapa sama serena beda banget ? saran aja ni sama kamu ray, jangan terlalu mengekangnya nanti dia lari loh" bobi khawatir dengan sikap kawannya itu. ***** Aku bisa lakuin apa yang kamu minta ray,aku bisa menggantikan serena. aku lebih mencintaimu ray,beri aku satu kesempatan" leona sampai berlutut memohon pada ray ,lelaki yang hanya menatapnya dingin. ##Cerita ini murni hasil pikiran aku sendiri . ##dontcopy Update ~ tergantung mood sama kondisinya guys ? Beberapa kejadian dalam cerita real yaa,mau dibilang nonfiksi tapi sedikit di ubah alur ceritanya ?? 》》 selamat membaca
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • Fragile
  • Arsyilazka
  • Bintang Dilangit Senja
  • War Of Hormones
  • ALEXON [END]
  • YOU
  • Tears Are Falling ✔ Complete
  • She is everything (Forever)
  • Say You Love Me Too

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines