Blumenkranz
  • WpView
    Reads 464
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 11, 2025
「Mohon maaf, dalam jangka waktu yang sangat panjang perilisan akan dihentikan karena penulis tidak mempunyai banyak waktu dan sedang ingin memfokuskan diri pada kegiatan lain. Beberapa chapter akan terasa aneh akibat pengubahan sudut pandang yang masih belum menyeluruh dalam tiap-tiap chapter (beberapa chapter awal menggunakan sudut pandang orang pertama, sedangkan lainnya sudut pandang orang ketiga) ◟(눈_눈)◞... Jangan lupa sisipkan komentar, kritik, dan saran kalian yaa! ^^」 『Blumenkranz berasal dari bahasa Jerman yang berarti karangan bunga』 Sinopsis cerita: Aku, Riki, seorang fisikawan yang bermimpi menciptakan mesin waktu untuk kembali ke masa lalu sebelum Nifa, gadis yang kusukai pergi ke tempat yang tiada tergapai. Sebelum kematian Nifa, sebenarnya diri ini sudah menyimpan segenap perasaan yang telah terpendam begitu lama, namun apa daya, diriku tak mampu mengutarakan perasaan yang bergejolak ini hingga datanglah hari kematiannya. Sebuah penyesalan terlahir dari kejadian itu. Aku tak dapat lari darinya. Hati ini begitu marah. Seperti seorang ibu, hatiku memarahiku. Dan perasaan yang membara ini tak kunjung padam dikoyak zaman. Perasaan ini tak dapat dilengserkan begitu saja. Akhirnya raga ini setuju dan perasaan yang tersimpan cukup lama ini akan kucoba sekali lagi untuk menggapainya. Berusaha bertahun-tahun lamanya untuk seorang gadis yang telah pergi. Tanganku masih saja belum menemukan apapun. Mesin waktu ini tak dapat bekerja. Gadis yang kudambakan itu seakan menjauh sirna ditelan kegelapan. Cinta ini masih tetap bertahan dalam keterpurukan. Suatu hari datanglah sebuah cahaya yang menyinari kegelapan yang menggenang di antara kakiku. Sebuah keajaiban yang membuat mesin waktu yang kuciptakan bekerja. Alhasil aku pun berhasil melompati waktu menuju masa di mana Nifa masih hidup dan akan kupastikan bahwa diri ini akan menyelamatkan Nifa dari kematian bagaimanapun caranya.
All Rights Reserved
#25
mesinwaktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Free Lady : Alternis Time
  • Elegi Rasa : Pergi
  • DENTING  [Revisi]
  •  Tunggu Aku Dirumahmu Ukhti
  • Nayara [ TERBIT ]
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Let Me Love You Longer

Kehidupanku begitu indah dan penuh dengan warna. Tidak semua orang memiliki keistimewaan untuk menghidupi kehidupanku. Aku cinta penuh terhadap Ibu dan ayahku yang membesarkan Aku. Dan Aku cinta semua teman sekolahku meskipun perseteruan dan masalah ada di antara kita. Tetapi semuanya sirna dalam satu jentikan jari. Hanya butuh satu insiden saja untuk mengakhiri hidupku di dunia ini. Aku melihat tubuhku sendiri penuh dengan darah, dan tulang yang patah dan rapuh. Satu momen yang berlangsung selama 5 menit saja bisa menghancurkan kehidupan yang dibangun bertahun-tahun. Namaku Angeline dan umurku masih 14 tahun. Sebagai arwah gentayangan. Aku berkelana ke tempat-tempat familiar dan menemui mereka yang terdekat dengan aku. Dari sekian banyaknya teman-temanku yang terdekat, seorang anak di kelasku yang dianggap aneh adalah satu-satunya yang hidup yang bisa mendengar perkataanku berkat dari talenta kususnya. Dan dari terjalinnya komunikasi antara Aku dan Alina, kita menciptakan sebuah persahabatan yang baru di tengah-tengah duka dan tragedy. Sebagai roh orang mati, Aku berprasangka akan menghabisi akhiratku di dalam penyesalan, amarah, dan binasa. Seperti apa yang banyak orang pikir sebagai hantu gentayangan yang haus akan balas dendam, meminum darah anak-anak, dan membawa ketakutan, kutuk, dan mala petaka kepada yang masih hidup. Tetapi Aku tidak pernah berpikir mengenai balas dendam ataupun kebencian kepada siapapun. Aku tidak tega untuk menyakiti orang lain semenjak Aku masih kecil dan begitu juga setelah Aku mati. Aku selalu membantu orang yang lemah, dan menemani mereka yang kesepian. Demikian hal yang sama juga yang ingin kuliakukan sepanjang kematianku sebagai roh yang tersesat. Banyak sekali yang kudapatkan di sepanjang pengalamanku sebagai roh mati. Terutama dengan bangkitnya kuasa gelap yang melandai ibukota, menyelamatkan perempuan yang hampir mati, dan melawan para penjahat. Apakah kematian ini adalah akhir dari riwayatku. Atau awal kehidupan yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines