Tempramental Boyfriend [COMPLETE]

Tempramental Boyfriend [COMPLETE]

  • WpView
    Leituras 319,103
  • WpVote
    Votos 13,175
  • WpPart
    Capítulos 43
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, ago 8, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
[Private di beberapa chapter. Jadi follow akun gua dulu sebelum menyimpan cerita ini di library?] Mepunyai pacar yang sangat over protektif, Posesif dan temprametal. memang sangat menyebalkan. But, dia itu orang nya penyayang, sesosok yang romantis dan pengertian. Dia itu orangnya emosional. Setiap ada laki-laki lain yang mendekati pacarnya, ia akan segera menarik paksa pacarnya dan tak segan-segan memberi pukulannya kepada laki-laki tersebut. Ia cemburu? Ya jelas. Karena dia tidak mau sesuatu miliknya diambil oleh orang lain. "Lo itu milik gue! Jadi, jangan pernah sekalipun deket atau ngomong sama laki-laki lain. Ngerti?" Kata-kata yang selalu terngiang digadis itu, mempunyai sensasi tersendiri. Senang? Ya, tentu. Karena dia merasa kalo cowonya itu sangat sayang pada nya. Sedih? Iya juga. Karena ia tidak leluasa dekat sama teman-temannya. Hati-hati memilih cerita, disini bahasanya gak baku ya.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • Perjuangan Yang Tak Dihargai(TAMAT)
  • AKSA
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • Fake Smile [End]
  • Semu [Completed]
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]
  • Possessive Boy( SUDAH TERBIT)
  • Living with Badboy ✔️
  • It's You, Bad Boy! [SUDAH TERBIT]

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo