We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Surat Terakhir Untuk Kamu

Surat Terakhir Untuk Kamu

  • WpView
    Reads 535
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 10, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Gapai cita-cita kamu yang kamu selalu ceritain ke aku . maaf gabisa ada di samping kamu." - Carolina Adya Putri "Kita udah ngulang kisah ini 3x lin , dan akhirnya sama ! aku nyakitin kamu. jadi stop. stop kisah ini. stop aku gamau nyakitin kamu." - Mahardika Pratista "Dulu kita pernah sama-sama mimpiin masa depan bareng walaupun akhirnya gaberjalan mulus." - Carolina Adya Putri ----------------------------------------------------------------------------- "ini bukan perihal melupakan , tapi perihal membiasakan." - Mahardika Pratista "Melepaskan yang sudah menjadi rutinitas itu tidak mudah dik." - Carolina Adya Putri Aku dan kamu masih saling mencintai , tetapi harus saling melepas kan , mengikhlaskan , dan pergi. Aku dan kamu sama-sama memperbaiki diri dengan cara kita masing-masing . melepasmu bukan hal yang mudah dik . apa lagi melepasmu untuk berbahagia bersama orang lain. tetapi jika bahagiamu bukan diriku , dan jika tuhan menciptakan mu hanya untuk singgah di hidupku . aku bisa apa? ----------------------------------------------------------------------------- Teruntuk kamu yang pernah berjuang mati-matian walaupun akhirnya tidak sesuai dengan yang kamu harapkan, lepaskan, Ikhlaskan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im Yours.
  • Arsyilazka
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • CLARA
  • POLARIS
  • Come Back
  • Putralisha~
  • "THE KING"_(ongoing)
Im Yours.

"Percintaan itu memuakkan," ujar Aleena Gasha Zinantya. "Gak punya pacar tapi punya support system itu asik," ujar orang lain yang berakhir terikat dengan hubungan 'kekasih', Aruna Rumantara. "Jomblo itu asik," ujar seorang lain yang tetap menjomblo hingga saat ini, Kiana Sataryana. "Mau punya pacar, tapi selera gue terlalu di luar nalar," ujar satunya lagi yang meratapi nasibnya, Havina Laksadinata. *** Klimaks of the their Love Story "Gue gak sempurna." => "Gue gak butuh lelaki sempurna. Gue butuh lelaki yang menyempurnakan wanitanya." -Gasha. "Maaf, aku gak cocok buat kakak." => "Gak ada manusia yang cocok sama gue. Itu semua tergantung penilaian mereka mengenai gue sama lo. Gue ngerasa cocok sama lo. Jangan anggap lo gak cocok sama gue." -Aruna. "Gue, seneng kenal lo." => "Gue lebih seneng lagi kenal sama lo, kebih dari seneng. Bahkan kalau gue bisa ambil bintang, gue ambil sekarang juga buat lo." -Kiana. "Stop, semua berakhir. Gue ga pantes lagi buat lo." => "Pernah gue bilang? Lo gak pantes dimana? Lo yang punya hati gue, lo yang pantes milikin gue, buang segala insecure lo dan cerita ke gue, kenapa." -Havina. *** --Baca aja, aku ga bisa bikin deskripsi.-- •Mengandung bahasa kasar. Baik deskripsi ataupun kalimat, karena emang gue bukan orang yang ramah. Kalau lo gak suka, silahkan hengkang. •Nonbaku. •Jika tidak cocok dengan cerita, silahkan hengkang. •Boleh berkata kasar di kolom komentar, asal tidak membawa dalam dunia nyata. •Tolong Voment, biar aku semangat update. •Sorry for Typo. Typo bertebaran, harap dimaklumi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines