Secarik Ketas

Secarik Ketas

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 8, 2018
Ini bukan cerita. Melainkan hanyalah sebuah puisi dan kata kata yang muncul di otakku secara tiba tiba. Aku yakin kalianpun pasti pernah merasakannya. Oleh karena itu kalian harus membacanya. Walaupun aku tau aku bukanlah seorang pujangga bukan pula seorang ahli sastra. Aku hanyalah seorang wanita biasa yang belajar mencurahkan hati lewat kata kata. . . . . Ps : Respost? Komen, dan hastag #Jl
All Rights Reserved
#321
senang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • Perihku Ditinggalkan
  • PROSA
  • Enigma Sebuah Perasaan (End)
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Almost.
  • 10 Detik, Goodbye!
  • Sasmita Nivriti
  • Can You Give Me One More Chanche

Merindulah jika hati tak sanggup untuk berjauh, merindulah sampai hatimu menggebu ingin memanggil namaku. kau pantas merindu untuk hal-hal yang kau anggap peneduh. kau bisa saja pergi, kau bisa saja kembali itu terserah kepututusanmu. tapi rindu akan utuh dalam benakmu yg selalu sendu. "kita hitam dan putih tah seharusnya menyatu,pergilah cari warna yg bisa kau satukan"-kamu❤ Sedikit kata yang kurangkai dan kudedikasikan untuk seseorang yang pernah menetap bertahun-tahun lamanya, serta pergi tanpa di minta dan menyakiti tanpa diduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines