Silent Love ( Guanlin ff )

Silent Love ( Guanlin ff )

  • WpView
    Reads 1,588
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 17, 2018
" Astaga Eomma, dia itu cacat! CACAT eomma! " " Kalau kau tidak mau menikah dengannya, Eomma akan menghancurkan hidupmu dan juga kekasihmu itu! Camkan itu Guanlin! " " Aarrrgghhgg " ______________________________ " Kau! gara-gara dirimu aku harus mendapatkan kesialan ini! Kenapa kau harus membagi kesialanmu itu padaku huh? dasar wanita sialan! " " Mianhae, guanlin-ssi " " Hey, jangan bersedih. Kau bisa berbagi cerita denganku kalau kau mau. Aku sahabatnya Guanlin " " Dasar cacat tidak tau diri! Kita lihat saja siapa yang akan dipilih oleh guanlin "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Should I Be Alone? [PANWINK✔]
  • HEY BROTHER!  [ ENHYPEN ]
  • KOST  -ENHYPEN
  • Osis X Wanna One ✅✅✅  [ END ] •revisi•
  • Always Stay With Me
  • Mr. Boss and Mr. Secretary | Heesun/Heenoo [END]
  • Temen Jadi Demen {Lai guanlin} END
  • Sunoo, are you okay?
  • Regret? [GuanHo] ✔️

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines