KITA BERKATA DALAM KATA

KITA BERKATA DALAM KATA

  • WpView
    Reads 307
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 28, 2017
WpInfo
Poetry
Berkata kata mungkin sangat asyik. Puisi kali ini kuambil dari kisah siapa saja. Ketika pertemuan,perpisahan,pergi,dan rindu kujadikan puisi, setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan setiap ada yang pergi pasti rindu yang menyusul.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desahan Rindu
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Barisan Penyesalan
  • Puisi Romantika Kuno
  • Puisi Cinta
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • TENTANG RASA
  • ANDAI RINDU (KU) (BERSUA)RA
  • Kepada sang pencipta rindu

"Mencintaimu adalah penghargaan yang luar biasa." Bukankah desahanku itu nikmat bagimu, Tuan? Lantas mengapa kau jahit mulutku? Terus saja mengambil dalih cinta sebagai pagar dari gelombang nafsu! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau timang jemariku! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau mandikan rambutku! Puisi adalah cinta, cinta adalah puisi Tak ada kata adalah yang berperan sebagai definisi Tak ada bahasa tubuh yang berperan sebagai penguasa ilusi Semua dirancang dengan peluh dingin, mengingat seberapa besar pasukan itu menguasai komposisi seraya mengatakan; "Desahanku, rambutku, jemariku, mulutku ... sudah melapor apa kepada sang Illahi? Rasakan!!" 🔼🔼 PUISI DESAHAN RINDU Puisi bergenre romance yang lorong waktu tokohnya sedang dirogoh oleh jari tengah kekasihnya. Pengekspresian rindu sampai pada sel-selnya akan dijeritkan dalam puisi ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines