Sheila

Sheila

  • WpView
    Reads 1,291
  • WpVote
    Votes 265
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2020
Pada malam yang sunyi ini, aku mengatakan pada langit yang menjadi kanvas bagi bintang dan bulan bahwa aku telah mencintai orang yang membenciku. ~Sheila Ardinar Risky~ Dear matahari. Hari ini aku hanya bilang kepadamu bahwa Sekalinya aku membenci seseorang, aku akan tetap membencinya. ~Rama Ardhani Pranaja~ (19_10_2018) *Dilarang mengcopy paste cerita ini atau menyamakan cover dll.
All Rights Reserved
#76
rama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Rintik Hujan
  • Athif
  • Dear Moon
  • KIARA [End]
  • Bintang Senja (COMPLETED)
  • about us and him ✔️
  • SOMEDAY [completed]
  • LENRIC [ALBERIC2]

CERITANYA LENGKAP YAWW🧡 BACA DULU SEBELUM BERARGUMEN ⚠️⚠️ seorang gadis yang menikah dengan kemauan orang tuanya hanya karena demi kebaikannya dan kebaikan perusahaan ayahnya, tetapi menurut gadis itu menikah dengan cara seperti itu ia merasa tersiksa oleh itu "lo jangan pernah berharap gue bisa cinta sama lo" ucap suami gadis itu. "Vaga!! Bisa anterin gue ke rumah sakit?" Pinta gadis itu. "Ck. Apaan sih lo, nyusahin banget tau gak" kesal Vaga. "Bentar doang Ga" mohon Dara pada Vaga. "Mati aja Lo sana, nyusahin banget jadi orang" *** "gue mau cerai, Vaga..." degg!! "Lo gak bercanda kan, Ra?" *** "Lo udah bunuh pacar gue anjing" "Bukan gue Vaga, dia jatuh sendiri" "Bacot lo anjing" Plak *** "Mati aja sana, Lo gak penting tau gak" *** "Lo ngapain sih, jangan meluk" *** "Buka baju Lo, liatin tubuh jalang Lo itu ke semua siswa di sini" ** "Sedih banget sih hidup lo, dasar jalang"

More details
WpActionLinkContent Guidelines