My decision (real story)

My decision (real story)

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 5, 2018
Rasa itu bukan berawal dari padangan pertama.... Rasa itu bukan berawal dari pertemuan pertama.... tapi,rasa itu datang ketika kau perlahan mengambil hatiku dengan cara menunjukan dirimu yang berbeda dari yang lainnya hati yang baru sembuh dari luka ini tanpa sengaja perlahan menaru luka baru dihatinya,ya hatiku.Aku berfikir untuk tidak patah hati lagi untuk kesekian kalinya,namun itu semua sia-sia aku lakukan karna hatiku lebih memilih seperti itu... Jangan tanya kan mengapa aku berhahan,tanyakan pada hatimu apakah kau siap menerimaku ? aku butuh kejelasan agar aku tidak manahan sakit begitu lama,yang setiap hari menunggu kapan kau akan membalas semua penantianku.... jangan lihat aku seperti itu karna itu akan memperbesar harapanku untukmu,semakin kau bermain-main didalam hatiku ,semakin jenuh aku untuk berharap... jika aku sudah jenuh,jangan salahkan aku akan mudah menerima hati yang lain yang lebih jauh membutuhkan hatiku... Jangan khawatir,menunggu adalah hobiku jadi,biarkan takdir yang menentukan kemana aku akan benar-benar berlabuh nantinya....
All Rights Reserved
#266
secret
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ngger adalah vandyku
  • Mahligai Sunyi
  • Cempaka Terakhir ✔
  • Yang Tertinggal
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Another Time
  • WindLife
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • flashback~

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines