Just Memories

Just Memories

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 19, 2018
Tidak semua hal bisa mengantarkan kita pada sesuatu yang baik. Terkadang kita perlu ruang untuk mencerna hal-hal tersebut agar kita tidak terjerumus pada hal yang buruk. 'Munafik' mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan betapa menyedihkannya kehidupan di dunia yang fana. "Gue nggak bakalan pergi kok." ucap Nala riang. Cukup. Cukup kata itu yang dibutuhkan seorang Arga Raka Putra untuk meneruskan hidupnya. Hanya kata-kata itu yang bisa ia jadikan dorongan untuk selalu hidup 'normal' bersama perempuan yang sangat ia sayangi itu. "Makasih la," ucap Arga lirih.
All Rights Reserved
#755
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Back To You
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Three Idiot Girls  ✔
  • Friendzone Stuck
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • Nathalea
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • TRAUMA
  • INDIRAKSA
  • Naura & Lukanya

Persahabatan diantara cewek dan cowok itu, bullshit. Quote klise. Namun memang benar adanya. Arka terjebak dalam situasi yang serba salah. Mencintai sahabat sendiri bukanlah perkara mudah. Seandainya saja Arka cukup berani mengungkapkan perasaannya, dan Sunny bisa cukup peka, mungkin kisahnya tidak akan serumit ini. Mungkin keduanya tidak perlu menjauh karena situasi. Mereka memang harus seperti itu, terlepas dari apa yang pernah mereka lalui bersama. Terkadang manusia harus merasakan kehilangan untuk lebih menghargai keberadaan seseorang, bukan? Cara kerja semesta itu lucu, dan sekarang semesta sedang mempermainkan takdir antara Arka dan Sunny.

More details
WpActionLinkContent Guidelines