Just Memories

Just Memories

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 19, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak semua hal bisa mengantarkan kita pada sesuatu yang baik. Terkadang kita perlu ruang untuk mencerna hal-hal tersebut agar kita tidak terjerumus pada hal yang buruk. 'Munafik' mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan betapa menyedihkannya kehidupan di dunia yang fana. "Gue nggak bakalan pergi kok." ucap Nala riang. Cukup. Cukup kata itu yang dibutuhkan seorang Arga Raka Putra untuk meneruskan hidupnya. Hanya kata-kata itu yang bisa ia jadikan dorongan untuk selalu hidup 'normal' bersama perempuan yang sangat ia sayangi itu. "Makasih la," ucap Arga lirih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

Jangan lupa follow sebelum baca。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。 Ziora Azalea hanyalah gadis yang dianggap sebagai pembawa sial. Sejak kepergian sang ibu saat melahirkannya, Ziora harus bertahan hidup di bawah bayang-bayang tuntutan sempurna sang ayah dan perbandingan menyakitkan dengan saudara tirinya. Namun, sebuah kecelakaan tragis mengubah segalanya. Saat tubuhnya terpental dan napasnya mulai terputus, Ziora mengira ia akhirnya akan bertemu sang Bunda. "B-bunda... kita akan berte-" Kegelapan menyambutnya, namun bukannya surga, Ziora justru terbangun di sebuah ranjang mewah dengan suara asing yang memanggilnya penuh kekhawatiran. "Sayang, kamu gapapa? Bilang sama Mommy, mana yang sakit?" "Tante... siapa?" Ziora terbangun dalam tubuh Alesha Syaqueena Wilson, seorang gadis yang selama ini menghabiskan hidupnya mengejar cinta lelaki yang tak pernah menoleh padanya. Begitu sibuk mengejar yang tidak pasti, hingga Alesha lupa ada seseorang yang tulus menunggunya di belakang. Kini, Ziora menempati raga itu. Akankah ia melanjutkan pengejaran bodoh Alesha, ataukah ia akan menuliskan takdir baru dan mencari kebahagiaan yang selama ini dirampas darinya? Happy reading all Ig: @dellxnyz_

More details
WpActionLinkContent Guidelines