Si Bulat, Adikku..

Si Bulat, Adikku..

  • WpView
    Reads 739
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 29, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Apa yang kamu lakukan jika kamu merasa bersalah kepada seseorang? Sore ini masih sama. Bulat meminta masuk ke kamarku. Dan seperti biasa aku membukakan pintu untuknya. Sayangnya aku agak sedikit sibuk dengan layar laptop. Mengetik sesuatu yang kusuka sejak dulu. Kubiarkan Bulat memainkan terminal listrik milikku disamping pintu. Tenang saja, sudah ku setting Off sebelumnya. Meskipun charger Hp tanpa USB masih terpasang manja disana. "Biarlah. Yang penting tidak bahaya.." Begitu pikirku. Belum lama sejak itu. "Tarrrr" Terdengar suara sesuatu telah dibanting kuat. Aku menoleh kea rah terminal listrik. Ah, ya ampun.. Si Bulat sudah berhasil mencabutnya ternyata.. "Apa itu yang dilemparnya kedalam kolong tempat tidur?" Nenek heboh. "Itu benda putih putih warnanya.." Tambah Nenek. Aku lekas menghampiri mereka di ruang tengah. Si Bulat berdiri terdiam sambil melongo agak menunduk. "Ini mahal loh Bulat loh.. Mahal Uni lagi gak ada duit.." Ujarku setelah berhasil menggapai benda putih dibawah kolong, sambil lalu masuk kedalam kamar. Lantas duduk dipinggiran tempat tidur dan bergumul kembali dengan layar bercahaya. Si Bulat menyusulku. Ia berdiri disampingku menghadapku, sedikit menunduk dengan mimik wajah sungguh merasa bersalah. "Uni gak marah sama Bulat kok.." Ujarku sambil tersenyum. Demi mendengar dan melihatku begitu, Si Bulat reflek tersenyum memamerkan barisan giginya yang belum utuh. Empat atas dan empat bawah. Kata orang, wajah Si Bulat persis aku sewaktu kecil. Masa iya? Kalau kulihat sendiri potoku yang dulu, rasanya jauh berbeda.Haha.
All Rights Reserved
#3
gadiscilik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • hanya untuk bunda
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  •  CHARIVA SQUAD
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • Transmigrasi MyTia [END]
  • Felicity [On Going]

"Gak usah sok suci deh, lo itu J***NG TAU GAK" teriak azzam keras, setetes air mata mengalir dari mata liyya, mendengar teriakan azzam yang begitu menusuk "gue kira bocah polos kayak lo tu emang beneran tulus, tapi ternyata gue salah, lo udah manfaatin muka polos lo itu buat nge bodohin gue IYA" belum sempat liyya menjawab azzam sudah kembali meradang. "Lo gak mau sama gue karena gue belum Kaya kan, jadi lo gak bisa foya foya kalau sama gue, dan lo malah sama om om itu supaya lo bisa punya banyak duit" sentak azzam keras, tanpa memperdulikan tatapan anak anak seisi kelas ipa 1, yang menatap azzam syok, apalagi mendengar teriakannya Mereka gak nyangka kulkas 7 pintu seperti azzam bisa banyak bicara kayak gitu "Lo gak mau pacaran sama gue bilangnya lo takut dosa tapi apa, LO MALAH SAMA OM OM ITU, NGAKU LO DIBAYAR BERAPA LO, BUAT BISA MUASIN MEREKA, JAWAB" suara azzam menggema, tak ada yang berani bersuara, semua takut jika azzam sudah mengamuk, bahkan ada yang berlari keluar kelas karena takut. Sedangkan liyya, air mata terus mengalir dari matanya, tanpa memperdulikan apapun liyya menghapus air mata kasar dan beranjak berlari pergi dari kelas. . . . Saat kalian bertanya siapa yang paling ku cinta di dunia ini? Jawabannya adalah bunda Dia bundaku.... Ya aku sangat menyayanginya dari dunia dan seisinya, aku hanya ingin, firman Allah yang kuhafal hari ini, kemarin dan esok, akan mengantarkannya kepada pintu syurga, ingin rasanya aku memasangkan mahkota hafalanku dikepalanya aku hanya ingin tetap bersamanya di dunia dan akhirat, aku hanya ingin melakukan setidaknya aku membalas satu persen dari yang dia lakukan untukku, meski hanya satu persen , aku tak mau memperosokkan dia kedalam jurang jahannam. maka izinkanlah kelak aku memasangkan mahkota ini di akhirat dan di dunia, meskipun kapan waktunya, aku akan berusaha

More details
WpActionLinkContent Guidelines