Santri Tahfidz

Santri Tahfidz

  • WpView
    Leituras 31,867
  • WpVote
    Votos 1,180
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, fev 18, 2018
Al-Quran. Menghapalkan Al Quran merupakan kedudukan mulia di sisi Allah. Gadis bernama Zahro dengan usianya yang sudah mencapai 15 tahun memulai sebuah jalan yang baru. Zahro memulainya, dengan waktu mudanya yang sudah semakin menipis. Ia berharap agar Allah jadikan ia sebagai penghapal Al Quran yang bisa menyelamatkan kedua orang tuanya. Impiannya masih banyak, salah satunya belajar di kota mulia Tariim. Diumurnya yang sudah mendekati dewasa Zahro berjuang dengan sungguh. Ia ingin mengkhatamkan hapalannya dan melanjutkan pendidikan ke Negri Tariim yang mulia. Namun, ketika Zahro sudah mempersiapkan segalanya untuk kota Tariim impiannya. Ayah menahan kepergiannya. Ada apa? Zahro sudah menanti kepergiannya ke Negri seribu wali itu sejak lama. Ketika Zahro hendak bertemu Ayahnya di ruang tamu, dua orang asing tampak berbicara serius dengan Ayahnya. Ada apa?
Todos os Direitos Reservados
#23
tahfidz
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • GARIS WAKTU [COMPLETED] √
  • Aku Ingin Tetap Baik
  • Cinta Dalam Iman
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • ZARAIDEN [End]
  • Syair Cinta Az Zahra
  • Cinta Dalam Rohis
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓

⚠️ follow sebelum baca⚠️ ⚠️No plagiat⚠️ Apakah ada seorang pria yang rela menunggu kepergian istrinya selama dua bulan, tanpa tahu pasti di mana keberadaannya, tanpa henti mencarinya meski hanya bayangnya yang tersisa? Tentu saja ada... Dia adalah Aidan Zayn Alfarizi seorang pemuda laki-laki yang tidak hanya mencintai dengan hati, tapi juga dengan ketulusan yang berlandaskan iman. Cintanya bukan cinta biasa. Ia mencintai dalam diam, dalam sabar, dan dalam doa yang tak pernah putus. "Cinta saya kepadanya, tak ada yang tahu seberapa dalam dan besarnya, kecuali lillahi ta'ala." ~Aidan Zayn Alfarizi~ ♡♡ "Itu adalah bukti dari saya. Al-Qur'an itu adalah Al-Qur'an yang pernah menemani perjuangan saya dalam menghafalnya. Saya memberikannya kepadamu sebagai bukti bahwa saya mencintaimu karena Allah. Saya ingin Al-Qur'an ini tidak hanya membawa keberkahan untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk wanita yang kucintai. Dan sekarang, giliranmu, gunakanlah Al-Qur'an itu untuk menemanimu dalam perjuangan menghafalnya." Kata-kata itu tak sekadar janji. Tapi juga adalah bukti bahwa cinta sejati yang membawa menuju kebaikan, bukan sekadar romansa kosong. Namun takdir berkata lain. Cinta mereka diuji. Layla Zahra Al-Farah, wanita yang dicintai Aidan, sekaligus istrinya, menghilang. Selama dua bulan, Aidan terus mencarinya. Ia tak pernah berhenti berharap, meski yang lain menyuruhnya menyerah. Akan tetapi Ia percaya, cinta yang ditanam karena Allah tak akan tumbuh sia-sia. Apakah takdir akan mempertemukan mereka kembali? Ataukah mereka harus merelakan cinta itu terkubur oleh waktu? 📖 Yuk, ikuti kisah Aidan dan Layla. Kisah tentang rindu yang tak terucap, kehilangan, dan cinta yang menuntun menuju Allah. 💗 Jangan lupa vote dan komen ya! Dukungan kalian sangat berarti untuk kelanjutan cerita ini. Jangan jadi pembaca gelap, karena satu dukungan kecil dari kalian bisa menjadi cahaya bes

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo