GEBILO
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 9, 2018
"Apa harus menjadi orang lain untuk mendapatkan perhatian dari lo? Seberapa besar kesalahan gue sampai lo ga bisa buat sayang ke gue?" Keylina Gatari . . . "Karena gue ga pernah percaya sama ketulusan, semua omongan orang itu kebohongan. Dan berujung pada sebuah luka yang bakal lo rasakan" Gebilo Renggana. Dua manusia yang memiliki kepribadian bertolak belakang. Bertemu, dan selalu saja terjadi pertengkaran dalam pertemuan mereka. Sebuah masa lalu kelam yang membuat pria bernetra teduh itu merubah dirinya bersikap dingin. Tapi semenjak pertemuan dengan gadis sederhana itu dia mulai menghangat, bagaimana bisa? Lets read this story 🔜
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • DISAPPEARED [COMPLETE]
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Volume Cinta
  • Sergio
  • DAFFODIL

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines