Quiet Girl

Quiet Girl

  • WpView
    Reads 767
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 15, 2020
Menurut Aresha Ravan Arabella, diam adalah cara terbaik untuk menghindari berbagai masalah. Tidak peduli betapa kesepiannya dia, cewek itu selalu menjadi pribadi yang sangat tertutup. Hanya beberapa orang yang mengenal dirinya dan itupun hanya berteman sekedar mengobrol dan bercanda gurau, bukan teman yang harus terbuka dengan berbagai masalah masing-masing. Sampai akhirnya, karena sebuah kesalahan 'kecil' cewek itu harus mengenal cowok bernama Ravindra Alardo Pratama. Cowok yang terkenal 'player' dan juga salah satu anggota keluarga Pratama yang memiliki sekolah swasta tempat mereka menimba ilmu. Kehadiran Ravin yang selalu mengganggu Resha membuatnya terusik dan cowok itu juga selalu memaksa agar masuk kedalam kehidupan dan prioritas Resha. Kehidupan keluarga keduanya sangatlah tidak sempurna, Ravin yang merasa tersakiti dan berambisi untuk membalas dendam juga Resha yang hidupnya penuh perjuangan untuk bertahan hidup dan menuntut haknya sebagai anak. ***
All Rights Reserved
#363
sohyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • Clara Casandra
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • EXO Lost In Indonesia
  • Change? (EXO gs/HunHan)
  • Straight to My Heart [ChanBaek]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • DAKSA [END]
  • [2] My Brother | BROTHERSHIP |✔
  • What A Life ✖ Park Chanyeol ✔

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines