Suddenly Sheikha (Sheikh Hamdan)

Suddenly Sheikha (Sheikh Hamdan)

  • WpView
    Reads 156,867
  • WpVote
    Votes 10,312
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2020
(Attention Series) "Kau datang di saat yang tepat" Hamdan tersenyum miring pada seorang gadis yang berada di depannya. "Aku adalah fanmu,fan yang banyak menghabiskan waktunya untuk mengagumimu ,dan sekarang aku bisa bertemu denganmu.Kau tau perasaanku saat ini ?...Aku menyesal" Hamdan tertawa pelan mendengar pernyataan gadis itu. "Benarkah ? Kalau begitu hidup bersamaku pasti hukuman yang terbaik bagimu" Hamdan menyeringai,membuat gadis itu makin ketakutan. Hamdan tidak sebaik yang dia kira. Dia menyesal telah mengagumi Hamdan, mengidolakannya dan membuat sebuah cerita tentangnya. 'Mulutmu adalah harimaumu' Pribahasa jaman dulu,yang ada zaman sekarang... 'Jarimu adalah harimaumu' Dan Yasmine sangat setuju dengan pribahasa satu ini. Jari-jarinya yang ringan menari dan melompat ke sana dan sini mengetikkan kalimat-kalimat semaunya ternyata ikut menuliskan takdirnya. Novel Attention-nya adalah sebuah awal untuk... Suddenly be his Sheikha. (*Sheikha : Princess in Emirates) #1 - Fazza ( 200619 ) #1 - Hamdan ( 230619 )
All Rights Reserved
#1
hamdan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kahfi dan Yumna 2
  • Summer we Meet
  • Cry Heart ✔️
  • DAMIAN
  • GRIZELLE [Completed]
  • Life: Of The Fantasy World
  • Mrs.Hamdan Al Maktoum
  • The Only Exception (Sheikh Hamdan)
  • Queen Arabella
  • SHORT STORY || EXO

SEQUEL KAHFI DAN YUMNA. Baca Kahfi dan Yumna dulu. Hidup Shahila Ayu Meidina Harish (Yumna) semakin sempurna sejak memiliki Al Kahfi Ganendra Atmadja (Kahfi) dalam hidupnya. Bukankah indah kehidupan mereka berdua yang kini penuh warna? Tapi, apakah meraih bahagia semudah yang mereka kira? Kahfi dan Yumna masih akan terus mencari tahu kebenarannya. Tentu tidak berdua saja. Masih dengan keluarga mereka yang hobi bertengkar dengan Reni, teman-teman kampus mereka yang serba kepo, dan abang-abang kantor yang jahil itu! ___ "Ya Allah, salam dulu, sih." "Assalamualaikum. Apaan, sih? Mau apa?" "Ehem. Waalaikumsalam. Halo. Selamat pagi adik gue yang ganteng." Danny terkekeh. "Gimana pagi lo hari ini? Cerah?" Kahfi mengernyit curiga. "Langsung aja. Lo mau ngomong apa?" Danny masih menebar tawa tidak jelas dari jauh. Suaranya berbisik tiba-tiba. "Eh, gimana semalem? Bulan madunya berhasil? Yumna gimana? Yumna enak? Buruan ya, Miko request keponakan! Urgent!" Kahfi meringis kaget. "Ya Allah Bang, jaga omongan lo itu!" "Haha... Tapi berhasil, kan? ___ Copyright © 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines