Rhapsody Keempat

Rhapsody Keempat

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 17, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Rhapsody /ˈrapsədē/ ekspresi kegembiraan Tujuannya membalas pesan Naila bahwa Ia akan ikut pertemuan dengan teman-teman lama mereka adalah karna satu hal. Kiara mencari-cari seseorang, siapapun yang sekiranya mau menemaninya di waktu-waktu sulit begini. Sekaligus kalau beruntung bisa bertemu dengan The Auzan, mantan pacarnya yang kini entah bagaimana rupanya. !!! Masih diedit. Draft belum fixxx
All Rights Reserved
#24
kedokteran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Milan [Completed]
  • Putralisha~
  • Kiara's Secret
  • KENLA
  • Timeline
  • Sincere (Nara)
  • Secret Rendezvous
  • KIARA [END]

"Sejauh apapun gue pergi pada akhirnya gue pasti akan kembali, karena lo itu titik awal dan titik akhir gue." *** Mia Arshila, gadis nerd penerima beasiswa di Aditama High School harus berhadapan dengan Vallan Vakya si pria yang dingin dan misterius. Bersama Vallan, Mia kembali mengingat sosok dari masa lalunya yang sempat mewarnai hidupnya, lambat laun, Mia merasakan perasaan yang berbeda kepada Vallan. Namun ketika dua hati saling menyatu, banyak cobaan yang datang menghampiri, mulai dari terungkapnya identitas Vallan, kembalinya sosok yang telah menghilang sejak lama, dan juga terungkapnya rahasia satu persatu. Hingga waktu itu tiba... Waktu dimana tidak ada lagi kesempatan untuk memutar ulang segalanya, menghancurkan semuanya, yang ada hanya waktu untuk mempertanggung jawabkan semua kesalahan. Hingga pada akhirnya Vallan dan Mia harus memilih yaitu harus bersama walau masih melupakan atau saling melepaskan karena masalah waktu. "Ini tentang waktu, waktu dimana kita masih bersama, masih memiliki perasaan yang sama, sebelum semuanya berubah, merubah kita menjadi dua orang yang asing." #18 in memory

More details
WpActionLinkContent Guidelines