Aku Kamu dan Hujan

Aku Kamu dan Hujan

  • WpView
    Membaca 918
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung1j 35m
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Feb 15, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hujan membawaku pada kenangan tentang dirimu yang coba ku lupakan, ternyata menghapus rasa untukmu tidak semudah hujan menghapus debu di tanah tandus. Mengingatmu membawaku pada memori ketika aku masih kuat bertahan untuk memperjuangkan kembali hatimu yang beku. Bersedia menjadi bodoh demi menunggumu membalas rasaku. Sekarang di tempat yang bermil-mil jauhnya darimu aku berusaha melupakan sosokmu. Mencoba menjadi kuat tanpa dirimu. Annastasya Adrian. ----------------------------- Hujan mengingatkanku tentang perjuangan seseorang yang sudah ku sia-siakan keberadaannya. Membawaku pada kenangan ketika dia masih disini, berada di sekitarku. Sekarang, rasa kehilangan itu aku rasakan. Tidak ada lagi senyum dan tawa yang selalu terbingkai di wajah yang tanpa sadar aku nantikan setiap harinya. Aku kehilangannya. Ini salahku yang membiarkannya pergi. Hujan, tolong sampaikan rasa rinduku padanya. Ketika dia kembali nanti, aku yang akan berjuang untuknya. Jonnathan Wijaya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • [C] | PENAT |
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • Bumi
  • Jangan Berpaling Dariku
  • Tania
  • [C]✓Mrs. Maiq Hakimi
  • My Protector Not My BodyGuard

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan