Hidup di Dalam Bayangan

Hidup di Dalam Bayangan

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 31, 2017
Prolog Dibawah Pohon Mangga sangat besar dan ditambah ayunan gantung yang menghiasinya membuat gadis kecil saat itu sangat nyaman diposisi memeluk kedua lututnya, ditambah dengan hembusan udara yang sejuk membuatnya hanyut dalam fikiran yang tidak tau apa saat ini yang dia fikirkan. Gadis mungil yang penuh tatapan kosong itu adalah aku. Tidak tau sudah berapa lama aku duduk diposisi saat itu, yang jelas saat aku tersadarkan diri kedua kakiku telah keram. Tidak terasa ada butiran air yang menghangatkan disekitar kelopak hingga ke pipi ku, menyesalkan semua yang pernah terjadi antara aku dan kamu. Proses yang telah membuat kita dekat. Dulu hanya sekedar kamu aku, tetapi nyatanya telah berubah menjadi kita. Dulu hanya sekedar sapa, tetapi nyatanya telah berani saling merindu. Dulu hanya sekedar percakapan biasa, tapi nyatanya sangat luar biasa sehingga tak jarang membuat kita sering bertengkar. Suasana berubah menjadi gelap. Mentari telah menyelesaikan tugasnya saat ini, dan kembali bersembunyi dibalik bumi. Seperti biasa, aku menepati janji ku untuk selalu hadir disini. Meski tampak bodoh, menunggu mu sungguh sangat membuatku lelah. Dan berfikir untuk apa aku menunggu. Nyatanya aku tidak tau dimana tempat dirimu kini singgah.
All Rights Reserved
#21
ayomenulis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Istri Cadangan
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Shaffira ✔ (KBM & KARYAKARSA)
  • My Husband Is A Cold Man
  • 𝙒𝙖𝙞𝙩𝙞𝙣𝙜 𝙛𝙤𝙧 𝙮𝙤𝙪
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • The Baby's Contract✓
  • CACA (TAMAT)
  • Dia Suamiku (ENDING)

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines