puisi ruang sepetak dan jendela

puisi ruang sepetak dan jendela

  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 15, 2018
WpInfo
Poetry
apakah yang ditinggalkan waktu? senja pucat berbisik pada capung, pada burung, pada daun jatuh, pada tapak kaki yang berjejer di tepi pagar besi "ia adalah sesuatu yang ingin tetap tinggal" kemudian hujan jatuh pelan-pelan menghapus jejak petani di pematang, esok rumput akan tumbuh subur seperti subuh (seperti subuh) . /17 (rifailla devi)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
  • Umbrella and Rain
  • #Tentang Menanti
  • finally mate also
  • Before Goodbye
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • seribu tanya tak terjawab
  • Senja Dan Rindu
  • Berteduh
  • Cinta Dan Luka

Cinta adalah anugrah tetapi , menyampaikan perasaan bukan suatu hal yang mudah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines