Story cover for Rajut Impian by SelfiOktaviani
Rajut Impian
  • WpView
    LECTURAS 49
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 49
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado ene 01, 2018
Hidup gak selalu bahagia, tentunya akan ada ribuan rintangan yang menghadang. Hidup layaknya air yang pasang surut tiada henti, bagaikan sebuah roda yang terus menggelinding. Jalani dan hayati perjalan hidup, maka hidup akan bisa kita genggam.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Rajut Impian a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#434dearnathan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Felicia> Januari With You de kall_jssca
25 partes Continúa
‎Hendra... ‎seorang anak SMP yang bahkan tak lagi bersekolah. ‎Kulitnya legam, senyumnya pelan, ‎hidupnya penuh hinaan dan tatapan jijik. ‎ ‎Ia hanya ingin dagangannya laku... ‎dan pulang tanpa luka yang terlalu dalam. ‎ ‎Hingga suatu hari, ‎datanglah seorang gadis seperti bidadari. ‎Felicia. ‎ ‎Gadis cantik bermata sipit, keturunan kaya, ‎berjalan pelan ke arahnya... ‎lalu bicara dengan suara paling lembut yang pernah ia dengar. ‎ ‎Felicia tidak takut, tidak jijik. ‎Ia menggenggam tangan Hendra... ‎menemani dagangannya, duduk di sisinya, ‎dan mencintai dia-yang bahkan tak pernah mencintai dirinya sendiri. ‎ ‎Hari demi hari, Felicia menjadi cahaya. ‎Membuat Hendra tersenyum. Membuatnya percaya... ‎bahwa seseorang sepertinya bisa dicintai... bisa berarti. ‎ ‎Tapi cinta seperti Felicia tak datang untuk selamanya. ‎ ‎Dulu, seorang kakek pernah berkata, ‎"Kalau suatu hari... ada seseorang yang datang padamu, ‎seseorang yang mustahil untuk hadir dalam hidupmu... ‎tapi dia datang, menoleh, tersenyum, lalu duduk di sebelahmu, ‎biasanya... dia hanya dikirim untuk sebentar saja. ‎Untuk membuatmu merasa dicintai, ‎untuk menyembuhkan hatimu yang diam-diam patah. ‎Lalu setelah itu... dia akan pergi. ‎Bukan karena tak cinta... ‎tapi karena Penciptanya memanggil pulang." ‎ ‎Benarkah... Felicia akan pergi? ‎Apakah cinta sehangat itu... hanya datang untuk dikenang? ‎Dan bila benar ia akan hilang... ‎mampukah Hendra mengucap selamat tinggal... pada satu-satunya cahaya dalam hidupnya? 💔 ‎.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Lautan Fathaz cover
Felicia> Januari With You cover
KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan) cover
ALL ABOUT US cover
Untukmu, Seluruh Nafas Ini cover
What And or End Why cover
Tanpa Suara, Aku Bertahan cover
Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu  cover
Haruskah Aku Berhenti cover
Life Script cover

Lautan Fathaz

29 partes Continúa

Salahkah jika seorang anak yang tumbuh tanpa pelukan hangat Ayah dan Ibu memiliki mimpi seluas lautan? Bagaimana jika mimpi ini tak pernah usai? Ini bukan hanya sekedar sebuah mimpi, namun harapan-harapan yang seluas lautan tanpa tuan. Hidup penuh dengan siksaan, kebohongan, kebencian, dan rasa sakit. Salahkah jika seseorang berharap dapat mengarungi lautan-lautan mimpinya? Hidup bukan hanya sekedar menjalani bagaimana isinya, tetapi juga menerima seperti apa didalamnya, menerima dengan ikhlas keadaan-keadaan yang tak pernah diinginkan. Meminta untuk pulang terlebih dahulu bukanlah solusi. Maka izinkan hidup ini di penuhi mimpi - mimpi bohong yang seluas lautan lepas sebelum ajal menjemput Note: -Ini bukanlah berdasarkan kisah nyata penulis atau pihak manapun, tujuan penulis menciptakan karya ini untuk menyuarakan suara seorang anak diluar sana yang menjadi Korban dari perpisahan orang tua mereka, turut simpati atas keadaan yang menimpa mereka, menyuarakan suara - suara seorang anak yang tak pernah mendapatkan kasih sayang, hidup dengan siksaan, kesedihan, dan kekejaman keadaan-