We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Erdbeeren

Erdbeeren

  • WpView
    Reads 504
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 20, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tidak ingin pangeran berkuda putih,tapi aku ingin ada pangeran yang membuat kebun stroberi untukku. --- "Zee,kau suka stroberi kan?Kau bilang ingin ada pangeran yang membuatkan kebun stroberi untukmu."tanya Raiza malu malu. "Ya.Lalu?" "Hmm...Aku ingin menjadi pangeranmu,tapi aku hanya punya ini," ucap Raiza sembari mengeluarkan sekeranjang stroberi dibalik punggungnya. Zeelaiva tersenyum,lagi-lagi senyum semanis stroberi."Tak apa Rai,mungkin nanti kau bisa membuatkan kebun stroberi untukku dan kau bisa menjadi pangeranku.Aku akan menunggumu." Raiza teramat senang mendengarnya. "Bisakah kau berjanji tentang itu?" "Ya,tentu saja Rai.Aku akan menunggumu."
All Rights Reserved
#358
happiness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • "You're Still The One"
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • BAD GIRLS (LARRISA)
  • Converge With You [On Going]
  • CEIYSA STORY (Completed)
  • Because You {ON GOING}
  • JANGAN GADAIKAN AKU!
  • Since I've been Loving You
  • Hurt Love

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines