UNTOUCHABLE

UNTOUCHABLE

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 23, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Rachel Aurelia Rygye perempuan yang memiliki rasa takut yang sangat berat terhadap lelaki. Bisa kita katakan Rachel memiliki phobia terhadap kaum lelaki. Untuk bersentuhan secuil tai kuku dengan kaum lelaki, Rachel tak mampu. Dia lebih memilih mengasingkan diri dari gerombolan lelaki lelaki yang dia temui. hanya Rafa sang kakak-lah yang mampu dia sentuh. Ya, hanya Rafa. Azrel Ezra Pranaja Sang cassanova SMA Kencana. Memiliki perawakan yang sangat sangat kelewat tampan. Bisa kita bilang Azrel sudah kelewatan gansnya. akan tetapi, otaknya tak setampan wajahnya. Azrel memiliki karakter yang urakan, pembuat onar satu SMA, dan jangan lupa playboy cap kaki badak yang sudah tercap dalam diri seorang Azrel. namun, saat dia melihat si untouchable girl diapun bertaubat menuju ke jalan yang benar karna bagi Azrel "cuma rachel yang ada di hati aa relrel" -------------------------------------------- "Jangan dekat² gua!" "bodo amat neng" "Kalo lu maju satu langkah lagi, gua tampol lu pake spatu gua!" "Busetdah, galak amat neng sama aa" ps: dont forget to votement and follow my account. banyak mengandung kata² kasar dan nonbaku di crita ini jadi harap maklum.
All Rights Reserved
#3
azrel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • The Dancer
  • MY PERFECT LECTURER✓ [COMPLETED]
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • DAYANA
  • Diantara Kalian
  • Reyhan dan Arsya [Completed]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines