Hahaoya

Hahaoya

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 28, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Hanya diriku dan Tuhan yang tau betapa banyak mimpi yang ku raih. Kehidupan yang kejam membuatku punya mimpi besar besar. Selagi aku bisa, kenapa tidak? jangan pernah menyia-nyiakan hidupmu dengan menghentikan mimpimu, Yakinlah dan Raihlah, rasanya akan seperti terjepit pintu namun dilepaskan karena hidup ini hanya sekali. Jadi, tidak ada alasan yang pantas untuk menghentikan mimpi mimpi besarku itu. Lihatlah anak buanganmu ini wahai orang tuaku, bahkan ketka aku menjadi orang besar pun tiada manusia yang datang padaku dan mengakui aku adalah anaknya. tahukah kalian ? aku ini kesepian. Hingga aku sudah menua pun tiada seorang pun yang mengakui aku ini anaknya. Ayah........ ibu......... siapakah aku? dari mana asalku itu.......
All Rights Reserved
#441
citacita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mantan Housekeeper Bos! (Housekeeper Series)
  • Sampai Saat Ini, Aku Masih Mengagumi Dirimu
  • Misteri- US
  • Shadow [Complete]
  • Berbisik Ke Bumi
  • Embun Pagi
  • Love Hurts
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Dijodohin : JJH
  • Unexpected Love {Nomark} End✓

Tidak ada yang menginginkan menjadi orang tua tunggal. Apa lagi alasan itu karena seorang pria yang tidak bertanggung jawab. Yang menyuruh membuang janin tidak berdosa yang bahkan baru saja berbentuk gumpalan. 4 tahun sudah berlalu, mimpi buruk itu masih sering menghantui sesekali. Mimpi di mana aku dibuang dan dicampakan karena memberi kabar bahwa ada janin di dalam perutku. Mimpi buruk yang membuatku bekerja keras dan bertahan mati-matian demi mempertahankan janin di dalam perutku. Tanpa ada sosok suami, tanpa ada sosok keluarga yang memberi dukungan di belakangku. Aku sendiri, bertahan seorang diri sampai melahirkan dan memiliki gadis kecil yang sudah menjadi bagian dari hidup dan jiwaku. Pria itu tidak menginginkan putriku, bahkan dia tidak tahu bahwa dia sudah memiliki putri dari seorang wanita yang pernah di usirnya dulu. Aku tidak peduli, justru aku berharap dia tidak akan pernah tahu soal putriku yang sempat ingin di bunuhnya. Dan dalam lubuk hatiku, aku berharap tidak akan pernah bertemu dengannya kembali sampai mati. Tapi, kenapa Tuhan selalu memberi kejutan yang menyakitkan dihidupku. Aku membeku, sendi tubuhku mendadak ngilu setelah sekian lama, aku kembali melihat pria itu di depan mataku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines