#58 In Brothership.
#112 In Cerpen.
"Hyung, aku sudah lelah dengan semua ini. Aku sudah lelah karena terus menerus memakai topeng ini, kalian tidak mengerti denganku. Tapi percayalah, aku mencintai kalian semua."
Dia muak, dia benci kepada dirinya sendiri. Rasanya dia bagaikan daun gugur yang bertebangan tanpa arah dan berakhir hilang.
Taehyung membenci kehidupannya, tapi dia menyayangi semua member-membernya melebihi apapun.
Bahkan jika penyakit yang di alaminya itu melawan dan menyakiti dirinya, dia tetap ingin menemui ke-enam namja itu.
Dia tetap ingin menemui mereka walaupun semuanya membenci dirinya.
Apakah kalian siap untuk bertemu dengan mereka kembali?
Kali ini mereka kembali dengan sebuah misi yang jauh lebih besar dan mendebarkan.
Akan ada satu lagi misteri alam semesta yang semakin terkuak, pertikaian dan perebutan kekuasaan, membuat mereka bertujuh tersingkir dan saling melupakan, membawa luka serta rasa sakit yang terukir dalam di relung jiwa.
Namun seperti kata Taehyung, disaat kegelapan menyelimuti sekalipun, mereka akan saling menemukan, meski kedua mata tidak lagi mengenali rupa.
Menyelesaikan semuanya dan memulai awal yang baru di dunia yang baru.
Itu adalah tujuan mereka saat ini.
*****************************************
"Kim Taehyung, apakah kau telah mengingat semuanya?"
Taehyung berdiri dan kemudian membalikan tubuh menghadap pada sosok berjubah putih yang berada di belakangnya.
"Omong kosong apa ini hah?!" Sentak Taehyung. "Kau pasti menggunakan sihir kepadaku!" Tudingnya, masih tidak mempercayai semua yang telah ia saksikan.
"Itu bukan sihir, Kim Taehyung. Itu adalah ingatan yang begitu berharga untukmu, ingatan yang kau titipkan kepada kami di penghujung hidupmu, agar kelak kau bisa mengingat semuanya dan menyelesaikan apa yang belum bisa kau selesaikan di kehidupanmu yang sebelumnya"
*****************************************