Bunga Dan Tangkainya

Bunga Dan Tangkainya

  • WpView
    GELESEN 64
  • WpVote
    Stimmen 5
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Jan. 3, 2018
Masih teringat 20 bulan yang lalu,kamu mengatakan cinta kepadaku. Sungguh itu konyol,tapi nyata. Rasa nya tak mungkin ku bisa bersama dengan mu,apalagi dengan waktu yang cukup lama seperti ini. Waktu demi waktu akhir nya ku bisa belajar menerima dirimu di dalam kehidupan ku. Walaupun,teman teman ku sering menganggap diri ku ini wanita bodoh yang terus mau bertahan dengan lelaki macam dirimu. Namun bagiku itu kelebihan yang ku milikki,karena aku bisa bertahan dengan lelaki yang menurut teman teman ku hanya bisa menyakiti hati wanita nya saja,yaitu kamu. Meskipun selalu saja datang ucapan yang tidak berkenan di hati ku,akan tetapi aku tak peduli. Seperti bunga dan tangkainya,ketika bunga telah gugur,tangkainya pun menghitam. Layak nya kau dan aku,ketika kau pergi entah kemana,diriku tetap utuh walaupun hati kecilku untuk mu telah menghitam secara perlahan. Jakarta,2 Januari 2018 Shena Monica
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Terjebak Nostalgia
  • Bisikan di Balik Rintik
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Aku Kamu Dan Dia
  • N O R A [on going]
  • Si Pemilik Mata Indah
  • Rasamu ?
  • Maybe It's You(?)
  • Senja Yang Tak Kembali
  • SasuHina - Kau Dimana

Terkadang terlalu peduli itu sakit, sama halnya yang aku lakukan dulu. Aku terlalu bodoh, karena aku selalu menunggu mu yang tak kunjung datang. Hatimu yang tak lagi untukku. Padahal sejatinya ada dia yang mencintaiku dan menyayangiku tulus tanpa pamrih. Terimakasih atas luka yang kau beri.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien