Kisah Fenny

Kisah Fenny

  • WpView
    Reads 1,541
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 14, 2020
Kehilangan dua orang yang sangat dia sayang membuat Fenny pergi meninggalkan Jakarta. Bermaksud ingin lepas dari semua beban yang dideritanya, dengan memendam semua kecurigaannya. Terlebih, akan sikap kekasihnya yang kini malah membencinya. Namun, ketika memulai kehidupan baru di Bandung. Fenny malah bertemu dengan orang yang sangat mirip dengan kekasihnya dulu. Sontak hal itu membuat Fenny kembali teringat dengan semua hal yang dia lalui. Tentang kelamnya kematian, juga pahitnya ditinggalkan. Sampai suatu ketika, Fenny semakin terpukul ketika mengetahui kenyataan yang telah membuatnya kehilangan orang yang dia sayang.
All Rights Reserved
#174
bjpw
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELANG
  • Ruang Kelana [ SUDAH TERBIT ]
  • Promise
  • Teman Hidup [TAMAT]
  • Run Away (Jakarta)
  • FiORE
  • Fendi dan April [ COMPLETED ✔️ ]
ELANG

Suatu penyesalan yang tertinggal pada masa lalu, membuat Fannie Andira Hadley harus kembali dengan beribu rasa bersalah. Terpaksa meninggalkan seseorang yang sangat membutuhkan kehadiran dirinya, membuat hubungan pertemanan mereka kandas begitu saja. Elang Geovanny Dirgara, yang sudah merasa sangat dikhianati, membuat dirinya membenci orang yang sudah melanggar janji mereka di masa lampau. Rasa kebencian yang sudah menutupi seluruh sisi baik dalam dirinya, membuat Ia ingin cepat-cepat menghapus jejak cerita bahagia yang telah mereka bangun bersama. Namun, apa yang terjadi jika Fannie Andira Hadley kembali hadir kedalam hidup Elang Geovanny Dirgara dengan penuh rasa bersalah? Akankah Elang menerima Fannie lagi dalam hidupnya? Atau bahkan Elang sudah tidak ingat dan tidak peduli semua hal tentang Fannie dalam memorinya? "Tunggu aku pulang, menyapa perasaan tak tersampaikan kita disana. Selain itu, tolong jangan biarkan aku menanggung semua rasa sakit ini sendirian." -Fannie Andira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines