Love Destiny

Love Destiny

  • WpView
    LETTURE 153,015
  • WpVote
    Voti 5,816
  • WpPart
    Parti 30
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, mag 8, 2018
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
#Beberapa bab private acak# Bertemu denganmu mungkin takdirku walaupun lewat jalur seseorang. Aku memilihmu bukan karena ketertarikan fisik yang kau miliki. Aku memilihmu karena aku merasa kau pantas untukku dan membahagiakamu adalah tujuanku. -Farqah Ghifari- Maafkan aku.. karena terlambat untuk menyadari hadirmu. Tuhan tak salah mengirimmu untukku. Aku bersyukur memilikimu karena kau takdir cintaku. -Aqilla Rafania-
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Maaf, Cakra!
  • MUSHKIL PYAAR [Completed]
  • A Second Chance #Brotherhood 3 (Complete)
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • You And Confidence Me
  • Mengikat Hati [✓]
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku
  • Dear Kekasih Halal

🐥Please vote setelah membaca🐥 "Mungkin bagimu pernikahan kita tidak ada artinya, Tapi bagiku pernikahan ini sangat berharga, meskipun didasari oleh perjodohan dan tidak ada cinta didalamnya." lirih Cakra Zalendra menatap istrinya lekat "Jadi mau kamu apa? Aku tidak mencintaimu dan tidak akan pernah, didalam hatiku ada seseorang yang ku inginkan untuk jadi suamiku dan itu bukan kamu." kata Nafisa Zavira tanpa menoleh sedikitpun pada lelaki yang saat ini menjadi suaminya "Aku tidak menginginkan sesuatu yang berat. belajarlah mencintaiku, Jadilah istri yang baik untukku, kamu pikir aku mencintaimu? Tidak sama sekali, tapi aku menerima pernikahan ini dengan ikhlas" sang suami menunduk, bulir air mata lolos begitu saja melewati pipi "Menurutmu itu adalah hal yang mudah, bagiku sangat sulit, Aku akan tetap melaksanakan tugasku sebagai istri, tapi aku tidak yakin untuk mencintaimu." Nafisa mengelus pipi suaminya. diseka air mata itu "Ya. setidaknya kau masih mau menerima pernikahan ini." Cakra tersenyum "Setidaknya untuk saat ini." Nafisa menatap wajah sang suami lekat. Cakra mengangguk Bagaimana kelanjutan kisah perjodohan Cakra dan Nafisa? Apakah akan ada cinta yang hadir di hati Nafisa untuk suaminya?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti