We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Maybe I Love Us

Maybe I Love Us

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Saat sedang asyik jadi pacar pura-puranya kakel, dia dilabrak sama pacar aslinya kakel, kemudian kakel itu memutuskan hubungan dengan cewe bernama Maya itu. Bukannya senang karna akhirnya Abel pacar aslinya Farel, dia malah dibully sama semua murid kelas X. Saar ia terpuruk, datanglah 3 lelaki yang siap menjadi sandaran Abel, mereka adalah Rifki, dan Ragil yang masing-masing memiliki kepribadian yang berbeda. Abel merasa nyaman dengan mereka, tapi sayang, Abel harus memberi keputusan siapa yang akan menjadi pacarnya, apa mungkin Farel, Rifki, atau Ragil?. Sebelum memberi keputusan, ternyata Abel masih punya satu orang lagi yang membuatnya berwarna, dia adalah Sadam, dia yang menjaskan getirnya hidup korban bully.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • Nadi Membenci Hati
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Bad Girl vs Cold Ketos [Sudah Terbit]
  • DOUBLE SARA
  • Elvina [COMPLETED]
  • Bad boy & Fake bad girl✅
  • RaDio (ClaraDio) I

[Rachel] berdiri didepan sebuah pintu kelas dilantai 2 Gedung B yang ditulis XMIPS 1,perlahan dia menjulurkan kepala nya untuk melihat kedalam kelas dan ternyata tidak ada guru. "Uhh...selamat"bisik rachel sesekali mengelus dadanya Baru saja rachel ingin melangkahkan kakinya kedalam kelas,tiba-tiba ada yang menepuk pundak rachel dari belakang,rachel berbalik dan tern- Pukkk...pukkk " Ck Aduh...siapa lagi in..."dercik rachel kesal "Kamu?kenapa terlambat!,ini baru hari pertama dan kamu sudah terlambat,sekarang kamu turun dan temui saya dikantor nanti.!"tegas guru perempuan itu. "Ta...ta..pi bu"gugup rachel "Ngga ada tapi-tapi an pokoknya sekarang turun dan tunggu saya dikantor!"tegasnya lagi Rachel membalikkan badan dan memajukan langkahnya "Dasar Nenek singa!"omel rachel -Rachel Violine Algracia

More details
WpActionLinkContent Guidelines