Sinema
  • WpView
    GELESEN 39
  • WpVote
    Stimmen 1
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Mai 29, 2018
Adara itu paling suka nonton film. Asalkan bukan genre horror, Adara sudah pasti bersemangat menontonnya. Kadang, Adara ingin hidup seperti dalam film-film favoritnya. Ario adalah seorang mahasiswa tingkat akhir jurusan sinematografi. Walaupun begitu, hobi utamanya adalah fotografi. Sama seperti Adara, ia juga suka nonton film, perbedaannya, Ario ingin menjadi sang sutradara. Lalu, ketika hidup mereka bertabrakan, semua mimpi mereka menjadi kenyataan. Masalahnya, tidak seorang pun di dunia tahu, kapan hidup mereka mencapai klimaks. Dan itulah ketakutan terbesar Adara. "Adara, sang pemeran utama." "Ario, sang sutradara. Mau di bawa kemana alur cerita ini?"
Alle Rechte vorbehalten
#829
film
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Derita Istri Kedua Dosen
  • ADARA
  • TWINS DISASTER (END)
  • DIM STARLIGHT
  • Adrian
  • (Not) Secret Admirer |✔|
  • BASTARA DARA (SEASON II)
  • Cause Dare I Got Boyfriend
  • ADARA [END]
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]

Adira Carissa, perempuan kuat menghadapi masalah yang terus terjadi pada kehidupannya. Adira adalah seorang mahasiswa, hidupnya serba mewah. Tetapi, saat perusahaan papahnya bangkrut karena ada salah satu karyawannya korupsi membuat perusahaan orang tuanya pun hancur. Apa lagi, kondisi papahnya yang sudah semakin buruk. Papahnya hanya bisa terbaring di ranjang rumah sakit saja, Mamahnya lah yang selalu menemani papahnya itu. Entah, sampai kapan masalahnya ini selesai. Adira ingin seperti dulu lagi, selalu di manja oleh kedua orang tuanya. Setiap hari main bersama teman-temannya, tak kenal waktu untuk bersenang-senang sampai larut malam. "Apa alasan bapak menuruti keinginan istri bapak itu untuk menikah lagi?" tegur Adira ingin tahu apa alasan dosennya itu menuruti keinginan istrinya untuk menikah lagi, yang dirinya tahu tidak ada satu pun seorang istri yang mau di madu oleh suaminya sendiri. "Karena saya sangat mencintai istri saya, saya nggak mau kehilangan dia." Arya hanya tak mau kehilangan perempuan yang dicintainya, dirinya akan melakukan cara apa pun untuk istrinya. "Ternyata Pak Arya memang sangat mencintai istrinya sendiri," batin Adira tak menyangka kalau dosennya memang benar-benar cinta dengan istrinya. "Bagaimana dengan kamu? Mau menikah dengan saya atau tidak? Kamu tidak kasihan dengan papah kamu itu?" tegur Arya ingin tahu apakah gadis itu menerima tawaran dirinya ataukah tidak, dirinya tahu kalau gadis itu pasti akan menerima tawaran dirinya ini. "Ok, saya mau. Saya melakukan ini untuk orang tua saya," sahur Adira hanya pasrah bahwa dirinya menerima tawaran dosennya itu, dirinya terpaksa melakukan ini semua hanya untuk papahnya saja. "Iya tahu, kita melakukan ini semua untuk kebahagiaan orang yang kita sayangin. Sekarang sudah waktunya pulang, saya mau ajak kamu ke rumah istri saya." Arya ingin mengajak gadis itu untuk pulang ke rumah istrinya, agar dirinya bisa memperkenalkan gadis itu dengan istrinya sendiri.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien