Story cover for Nilakandi by Figiia
Nilakandi
  • WpView
    LECTURAS 1,947
  • WpVote
    Votos 121
  • WpPart
    Partes 12
  • WpView
    LECTURAS 1,947
  • WpVote
    Votos 121
  • WpPart
    Partes 12
Continúa, Has publicado ene 03, 2018
Nilakandi, memiliki arti warna indigo. Aku yakin bahwa orang tuaku memberikan nama itu karena keindahan huruf yang tersusun. Namun, siapa sangka bahwa nama benar-benar menjadi doa. Doa yang mewujudkan diriku menjadi manusia minor, manusia yang mengenal dimensi-dimensi lain dalam semesta ini. Dari nama ini, kusadari satu hal bahwa aku berada dalam gerbang batas antara mimpi dan kematian.

Cerita-cerita berdasarkan pengalaman nyata ini kukisahkan setelah bertahun-tahun terpendam karena takut dibilang gila. Aku tidak memintamu mempercayai kisah ini. Aku pun tidak menyugestimu untuk merasa takut sampai mengalami paranoid. Kisah-kisah ini ditulis karena rasanya pada titik ini aku merasa bahwa aku ... sudah gila.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Nilakandi a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#12astralprojection
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
NOESIS [END] de Reisen_San
21 partes Concluida
Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =
𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ] de SriWahyuni369717
7 partes Continúa
~ Fiksi ilmiah~ Romance Phychologychal~Bildungsroman~ 🚫 TENTANG INTERGENERATIOL TRAUMA 🚫 Dan gerbang yang menghubungkan dua lokasi di dimensi yang berbeda. ⛔ MENGANDUNG UNSUR TOXIC! BIJAKLAH DALAM MEMBACA! ⛔ ● scifi ini diselipi pengetahuan random tentang fisika kuantum, nuklir, botani, biologi molekuler, mental health, medical, sains random lainnya● Ketika order dan choas bersatu. Ketika keteraturan dan ketidak teraturan dalam dimensi kuantum abu-abu. Mampukah hati nurani memilih? Cerita tentang luka antar generasi dari tiga sahabat yang terjalin sejak kecil. Erlangga, Anindira dan Raina. Dan orang-orang yang mengalami hidden wound akibat pola pengasuhan toxic. Erlangga , tidak ingin seperti ayahnya yang mengkhianati ibunya. Namun ternyata Sharla mengguncang hatinya. Raina, tak pernah ingin jatuh cinta karena tak ingin menjadi budak cinta seperti mamanya. Namun Erlangga sejak kecil menawan hatinya. Sampai kapan ia ingkar sedang rasa itu kian membelukar? Di sisi lain ada Anindira yang selalu dituntut untuk sempurna. Sama seperti Risa sahabat Erlangga. Ada pula Dewa, sepupu Erlangga, seorang ilmuwan dan Sharla yang berada dalam dimensi kuantum abu-abu. Mampukah mereka membuka hati dan mata? Bahwa mereka bukan hanya saling distrak semata? Di sisi lain, Haidar. Kakak Erlangga, menganggap perselingkuhannya dengan Rosmery biasa saja. Hingga kematian misterius Rosmery membawanya terjebak dalam labirin misteri tiada henti. Benarkah Haidar saksi kunci? Atau justru pembun*h Rosmery? Haidar yang dianggap berdelusi saat mengatakan berteman dengan mutan. Dan mengetahui portal ke dimensi lain di kebun eyangnya. Gerbang yang menghubungkan dua lokasi di dimensi yang berbeda. Petualangan mengungkap misteri kematian Rosmery, di balik intrik politik negeri ini. Mari, yang ingin cerita berbeda, sarat ilmiah dan enigma. 🚫Dilarang keras mengambil/memodifikasi/ memublikasikan sebagian/seluruh isi adegan, narasi, plot, alur, dalam bentuk apapun
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
NOESIS [END] cover
RATS!!! cover
AKANDRA cover
Possessive Badboy [END] cover
Become an Antagonist Fiance (SELESAI) cover
𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ] cover
Possesive Psikopat cover
Hidden Pain cover

NOESIS [END]

21 partes Concluida

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =