Nilakandi

Nilakandi

  • WpView
    Reads 1,974
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
Nilakandi, memiliki arti warna indigo. Aku yakin bahwa orang tuaku memberikan nama itu karena keindahan huruf yang tersusun. Namun, siapa sangka bahwa nama benar-benar menjadi doa. Doa yang mewujudkan diriku menjadi manusia minor, manusia yang mengenal dimensi-dimensi lain dalam semesta ini. Dari nama ini, kusadari satu hal bahwa aku berada dalam gerbang batas antara mimpi dan kematian. Cerita-cerita berdasarkan pengalaman nyata ini kukisahkan setelah bertahun-tahun terpendam karena takut dibilang gila. Aku tidak memintamu mempercayai kisah ini. Aku pun tidak menyugestimu untuk merasa takut sampai mengalami paranoid. Kisah-kisah ini ditulis karena rasanya pada titik ini aku merasa bahwa aku ... sudah gila.
All Rights Reserved
#2
precognition
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKANDRA
  • CATATAN HARIANKU
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • Hidden Pain
  • AKU INDIGO ???
  • NOESIS [END]
  • Possessive Badboy [END]
  • Garis Orbit [Selesai]✓
AKANDRA

💢STOP PLAGIAT! STOP BAWA-BAWA KARYA LAIN! APA LAGI BANDING-BANDINGIN SAMA KARYA ORANG LAIN! 💢 "Aku juga pernah hidup. Aku pernah merasakan cinta. Tapi itu tidak bertahan lama. Aku harus melepas nyawa ku secara paksa. Mereka merebutnya. Kini aku hanya jadi arwah penasaran yang berhenti penasaran, saat aku bertemu dengan mu Niskala." "Maukah kamu berteman dengan ku? Kalaupun tidak, setidaknya kamu tidak mengusir ku. Aku butuh teman. Sungguh! Aku sangat kesepian." "Akandra, kenapa kita harus beda dunia. Aku terlalu nyaman bersama mu, tapi aku tahu ini salah. Ini tidak benar!" "Akandra, akan kah kamu melangit dan meninggalkan ku sendiri, kalau semua urusan mu sudah selesai? lalu bagaimana dengan hati ku? bagaimana dengan hidup ku yang mulai berwarna semenjak kamu datang, akankah kembali sepi seperti dulu?" "Jangan mencintai ku, aku hantu! Ku mohon, jangan mencintai ku!" Ini adalah kisah Akandra. Arwah penasaran yang kesepian, bertemu dengan Niskala Nawasena anak indigo yang sudah muak bertemu dengan hantu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines