MALFIA
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 3, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Malfa Farid Asraf adalah anak dari pemilik sekolahnya. Malfa mempunyai julukan "Bad Boy", "Ice Prince" dan banyak lagi. Memiliki ke gantengan yang di atas rata-rata membuat banyak siswi mengaguminnya di tambah lagi Malfa adalah siswa yang pintar membuat siswi siswi menyukainya. Malfa tajir? Pasti, sikapnya? Cool dingin gitu deh. Tapi sayang Malfa suka bersikap seenaknya yang sangat berdampak pada Malfi karena dengan seenak jidatnya Malfa menjadikan Malfi pacarnya, Malfi yang hanya sekedar mengenal nama Malfa pun tidak terima tapi apa boleh buat Malfa cowok yang tidak pernah di tolak apapun alasannya Malfa tidak mau di tolak. Lalu bagaiman nasib cewek yang bernama lengkap Malfiza Azzahra ini menghadapi Bad boy bin Ice prince?.
All Rights Reserved
#121
ketos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cowok Julid
  • GASA [end]
  • You Are Again
  • Elvina [COMPLETED]
  • Only FriendZone (End)
  • KETOS i'm sorry ! [Complete]
  • TAFIA'S TEARS
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • REYNZI

[Follow dulu sebelum baca] Update setiap hari! Prima Angkasa, dikenal sebagai cowok yang paling julid se-antero SMA Garuda. Hobinya mengomentari apa saja yang di matanya terasa kurang pas. Kalimat nyinyirannya begitu pedas, hingga terkadang jika tidak kuat mental akan menangis saat mendengar nyinyiran nya. Entah bagaimana ceritanya pula dia bisa terlibat hubungan pura-pura dengan kakak kelasnya sendiri, Frisli Anabella yang notabene-nya merupakan cewek bar-bar dan sering menjadi sasaran kejulidan-nya. Frisli dan Prima begitu bertolak belakang, bahkan tak jarang saling mengejek kekurangan masing-masing. Namun disitulah letak keindahan hubungan mereka. Tanpa ribut setiap hari, bahkan setiap jam, setiap menit, dan setiap detik, kehidupan mereka rasanya hambar. Se hambar rasa sayur tanpa micin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines