Aku dan Dia

Aku dan Dia

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 6, 2019
Aku bukanlah sesuatu yang rigid seperti bebatuan itu, aku dinamis, berubah kapanpun aku mau dan perlu. Dia juga. Awalnya perubahan-perubahan itu tidak menumbuhkan dendam pada kita berdua. Kita terus mengalir, dalam aliran waktu yang tidak linear ini. Perasaan-perassan pun lalu muncul, perasaan akibat aliran-aliran waktu itu. Berdasarkan perasaan itu, kita pun membuat riakan kita masing-masing. Riakan yang awalnya nyata dan indah, menghasilakan lebih banyak perasaan. Awalnya. Namun, setelah itu,. Ini adalah tangkapan dari perjalanan aku dan dia, mengatasi riakan yang timbul itu dalam aliran waktu.
All Rights Reserved
#4
lessonlearned
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmara Jingga (Tamat)
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Narasi patah hati
  • ELEGI ASMARA
  • Mahligai Sunyi
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • SASHI

Tidak peduli sebanyak apa pun usaha yang kukerahkan agar dicintai dan bisa diterima oleh keluarga maupun orang yang kukasihi, hanya berbuah pengkhianatan dan kepahitan. Bahkan hingga di ujung napas terakhirku, segalanya pun semakin jelas bahwa aku tidak pernah dijadikan sebagai salah satu bagian dalam kehidupan mereka. Kematian datang, menjemput, dan membawaku pergi. Namun, kematian pulalah yang memilih melemparku ke raga wanita bernama Asmara. Asmara tidak sepertiku. Dia memiliki orangtua pengasih dan seorang suami pilihan. Namun, baginya tidak ada yang lebih penting daripada mengakhiri hidup karena tidak bersama dengan pria pilihan hati. Tepat pada detik jiwa Asmara lenyap, aku pun menggantikan posisinya. Kesempatan hidup kali ini aku berjanji kepada diri sendiri akan mengutamakan kebahagiaan di atas apa pun! Akan tetapi, takdir tetap memaksaku bertemu dengan masa lalu. Menghadapi orang-orang yang menyebabkanku tewas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines