Life, Love, Left...

Life, Love, Left...

  • WpView
    Leituras 10
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, nov 16, 2023
Sebagaimana perjalanan hidup semestinya... Seringkali kita temui berbagai macam perasaan suka dan duka.. Di dalamnya terdapat tangis, tawa, senyum, dan air mata.. Tak luput pula cinta dan patah hati yang turut mewarnai perjalanan insan yang bernyawa.. Tentang bahagia dan kecewa.. Tentang kepercayaan pun pengkhianatan yang selalu dianggap biasa saja.. Banyak orang silih berganti menghampiri.. Seiring dengan perputaran jarum jam yang tak pernah berhenti.. Datang dan menemani.. Lalu menghilang dan pergi.. Semua yang hadir, pun semua yang terjadi bagai untaian kata yang terangkai sempurna, seimbang, dan penuh makna.. Sebelum akhirnya dilupakan bagai cerita-cerita yang pernah ada.. 🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍 Semoga bait demi bait puisi yang tertuang dalam buku ini bisa menghibur kita semua.. Salam hangat dari Author..🤍🤍🤍 Bangkalan, 4 Januari 2018 Difa Sea
Todos os Direitos Reservados
#472
poem
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Aksara Tak Bertuan
  • Anggap Saja Kucing Liar
  • DUA GARIS
  • Semicolon
  • GALANG [SELESAI]
  • Puisi Romantika Kuno
  • ADDICTED || DAFFA [Tamat]
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • GILANG

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo