Ian mencintai Amel. Kisah cinta mereka semanis drama korea. Mereka pasangan paling serasi, pasangan yang membuat semua orang iri. Bagi Ian, Amel adalah dunianya.
Namun, semua seketika berubah saat Amel memutuskan untuk hijrah, berubah menjadi seperti wanita alim yang sering Ian lihat di televisi. Amel perlahan menjauh dari Ian.
Dunia Ian seketika hancur saat Amel meminta untuk mengakhiri hubungan cinta mereka. Ian tidak kuasa menahan dirinya, ia bersimpuh, melupakan harga dirinya sebagai lelaki, meminta belas kasih pada Amel.
Amel hanya bisa menangis, memohon pada Ian untuk melepaskannya.
"Saya sangat mencintaimu. Namun dengan bersamamu, surga itu terasa semakin jauh. Tolong, anggap saya tidak pernah ada. Lupakan cinta ini. Cinta ini hanya membawa kita pada dosa yang nyata!"
Semenjak hari itu, Ian bukanlah Ian yang sama. Ian tiba-tiba menghilang dan hanya memberikan pesan singkat yang berisi. "Saya tidak akan kembali, sebelum berhasil membuat surga terasa dekat untukmu."
Bisakah Ian dan Amel kembali bersama kembali? Rencana apa yang Ian akan lakukan demi mempertahankan cintanya? Mampukah Ian memenuhi janjinya itu?
Yuuri harus rela melepaskan cinta pertamanya yang tak mendapat restu, lalu dipaksa menikahi seseorang yang tak pernah ia kenal sebelumnya.
Namun, kehidupan baru yang akan dijalani ternyata benar-benar menyentak kesadarannya. Kehidupan lain, kehidupan yang jauh berbeda dari gaya hidupnya selama ini.
Sanggupkah Yuuri melupakan cinta pertamanya? Mampukah ia bertahan? Lalu, bagaimana Yuuri harus merapal cinta yang telah tertulis untuknya?